Terkini.id, Jakarta - Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara hingga kini masih terus berlangsung. Diketahui, biaya pembangunan rumah menteri di IKN mencapai Rp 493,7 M.
Pembangunan 36 unit rumah untuk jabatan menteri di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Nusantara (KIPP IKN) telah siap dimulai per 7 Desember 2022.
Kementerian PUPR kembali menunjuk PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) sebagai pelaksana pembangunan.
PT Adhi Karya memperoleh kontrak proyek konstruksi rumah tapak kedinasan beserta fasilitas penunjangnya.
Menurut Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK), nilai pekerjaan pembangunan rumah jajaran menteri di IKN ini mencapai Rp. 493,7 miliar rupiah.
"Mulai hari ini 7 Desember 2022, proses pembangunan rumah tapak jabatan Menteri di KIPP IKN secara resmi akan dimulai dan diawali dengan penandatanganan kontrak antara Kementerian PUPR dengan penyedia jasa," kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR pada Rabu 7 Desember 2022.
PT Adhi Karya menjadi kontraktor utama dalam proyek ini dengan lingkup pekerjaan mencakup perencanaan dan pembangunan.
Selain itu, juga melaksanakan pekerjaan konstruksi dan infrastruktur kawasan seperti rumah tapak, penataan kawasan untuk fasilitas umum dan sosial, serta sarana dan prasarana kawasan.
Kementerian PUPR telah menyiapkan desain rumah dalam dua tipe yakni tipe downslope dan upslope dengan luas bangunan 580 meter persegi.
Pelaksanaan pembangunan telah dimulai sejak 7 Desember 2022 dengan masa penyelesaian selama 550 hari, sehingga ditargetkan akan rampung pada Juni 2024 mendatang.
Seluruh proses pembangunan rumah tapak ini akan disampaikan kepada Menteri PUPR dan dilaporkan langsung kepada Presiden Joko Widodo. [YouTube Kompas.com]










