Terkini.Id, Makassar - Malam ini, telah terjadi kebakaran di Pasar Sentral Makassar, Sulawesi Selatan. Sekitar 899 kios pedagang ludes dilalap si jago merah.
Kebakaran melanda sejumlah kios diPasarSentralMakassar, Selasa 27 Desember 2022, malam.
Beberapa warga terlihat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya
Pemilik kios panik dan berusaha menyelamatkan barang dagangannya. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Makassar pun mengerahkan puluhan armadanya untuk memadamkan api.
Api yangdiduga muncul dari Blok B Kompleks Pasar Sentral Makassar langsung menjalar ke kios lainnyalantaran bangunan kios rata-rata terbuat dari kayu. Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut.
Ia mengaku mendapatkan informasi pasar sentral terbakar sekitar pukul 19.21 WITA. Adanya informasi itu, ia menerjunkan full armada dan juga personel Damkar. Sebab, objek yang terbakar adalah pasar.
"Kita mendapatkan laporan dari warga pukul 19.21 WITA, itu kejadian di Pasar Sentral Blok B kerahkan langsung 21 unit dengan situasi yang ada seluruh pos itu total 42 unit," kata Kadis Damkar Makassar, Hasanuddin, Selasa 27 Desember 2022, dilansir CNNIndonesia.
Meski hujan deras yang mengguyur Kota Makassar, namun kobaran api masih terus menyala. Banyaknya pemilik kios yang berusaha menyelamatkan barang dagangannya menyulitkan petugas untuk memadamkan api.
"Saya kira di lokasi begitu, pemilik kios yang mengambil barangnya yang kita khawatirkan roboh, karena bahannya yang di dalam semua ini dari kayu. Kita minta bantuan satpol PP untuk menghalau warga," ungkapnya.
Hasanuddin menuturkan bangunan kios semi permanen dan dagangan yang mayoritas pedagang kain menjadi salah satu faktor api dengan cepat menjalar.
"Dari titik barat ke timur awalnya. Total yang ada di dalam khusus Blok B 899 kios ini sudah terbakar. Untuk penyebab masih dilakukan investigasi dari kepolisian," jelasnya.
Hasanudinmemastikan tak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
"Belum ada korban jiwa dan luka. Situasi di lapangan masih banyak pemilik kios yang berusaha menyelamatkan dagangnya itu yang menghalangi," ungkapnya.
Saat ini petugas masih melakukan pemadaman di lokasi.
Dalam proses pemadaman ini, Mhancu sapaan akrab Hasanuddin mengaku sedikit mendapat kendala. Karena banyak warga atau pemilik kios yang berada di lokasi.
"Kami minta tolong kepolisian untuk buka jalur karena banyak warga yang padati lokasi," jelas Hasanuddin.










