“Kami menyusun strategi baru agar bisa lebih siap menghadapi situasi yang mungkin jauh lebih parah.”
Hendra juga menekankan pentingnya kerja sama lintas instansi. BPBD terus berkoordinasi dengan BMKG Wilayah IV untuk memantau perkembangan cuaca secara real-time.
Ia berharap, upaya persiapan yang lebih terarah dapat meminimalisir dampak bencana terhadap masyarakat.
“Belajar dari pengalaman sebelumnya, kami tidak boleh lengah. Semua pihak harus bersinergi, baik itu pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, maupun masyarakat sendiri,” pungkasnya.
Banjir yang melanda Makassar telah menjadi tantangan berulang setiap musim penghujan. Kota ini, dengan sistem drainase yang terbatas dan perubahan pola cuaca yang semakin tidak menentu, menghadapi ancaman yang kian serius.










