Mahasiswi Ini Bilang 'Selangkanganku Milik Pacarku Bukan Milik Negara', Sekarang Kembali Viral dengan Klarifikasinya

Mahasiswi Ini Bilang 'Selangkanganku Milik Pacarku Bukan Milik Negara', Sekarang Kembali Viral dengan Klarifikasinya

Ridwan

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id - Videonya viral di media sosial, pasca ikut demonstrasi RUU KPK, RUU KUHP dan RUU lainnya yang dianggap bermasalah, beberapa waktu yang lalu.

Pasalnya mahasiswi ber-almamater biru navy itu, disela-sela aksi demonstrasinya, melontarkan kalimat 'Selangkanganku Milik Pacarku Bukan Milik Negara'

Kata-kata itu yang membuat heboh beberapa kalangan masyarakat Indonesia, sebab dinilai tidak pantas untuk dilontarkan oleh seorang perempuan.

Mahasiswi salah satu Perguruan Tinggi (PT) Indonesia yang belum diketahui namanya itu, setelah videonya beredar luas di media sosial.

Kini ia mengklarifikasi dengan permintaan maaf atas apa yang dilakukannya dilansir di akun Instagram @yuni_rusmini, Jumat, 4 Oktober 2019.

https://www.instagram.com/p/B3I7dgnn1CC/?igshid=ovu0cup5itfi

"Saudara sekalian yang saya hormati, melalui video ini saya sampaikan permohonan maaf saya terkait video yang telah beredar di sosial media pada saat saya mengikuti demontrasi beberapa waktu lalu," ujar lewat rekaman videonya.

Lanjut kata dia, belakangan hari ini sangat saya sadari bahwa apa yang saya lakukan adalah kekeliruan, yang dapat menyakitkan berbagai pihak terutama orangtua, keluarga, institusi almamater saya dan masyarakat luas.

Ia juga mengaku saat lontarkan kata-kata itu lagi bercanda dan untuk menghibur teman-temannya yang kecapekan saat melakukan aksi demo.

"Pada saat itu saat istirahat demo, saya hanya ingin menghibur teman-teman saya yang merasa kelelahan dengan spontanitas saya mengucapkan kata-kata yang tidak pantas," kata dia.

"Selebih lagi saya adalah seorang perempuan, mungkin banyak yang menstigma saya negatif tapi saya tidak marah," ucapnya.

Semua itu dia sadari kalau apa yang dilakukan itu adalah resiko besar buat dirinya, hingga ia mengucapkan permohonan maaf.

"Saya tahu iniĀ adalah sebuah resiko atas kekeliruan yang saya lakukan, untuk itu sangat sangat minta maaf terhadap masyarakat luas dan terima kasih," tutupnya.

Video klarifikasi dan permohonan maafnya ini pun kembali diviralkan oleh beberapa akun media sosial lainnya.