Mahasiswa Makassar Dampingi UMKM Omochi Optimalkan Pemasaran lewat TikTok

Mahasiswa Makassar Dampingi UMKM Omochi Optimalkan Pemasaran lewat TikTok

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Makassar – Enam mahasiswa dari Universitas Ciputra Makassar menunjukkan peran nyata generasi muda dalam mendukung kemajuan usaha mikro dengan melaksanakan program pendampingan pemasaran digital bertajuk 'Strategi Digital Marketing Konten TikTok UMKM Omochi'.

Kegiatan ini berlangsung diUMKM Omochi Baji Pamai, yang berlokasi di Jalan Ranggong No. 8, Bulo Gading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Program tersebut dipimpin olehSamuel Dave Efratasebagai ketua tim pengusul, di bawah bimbingan dosen pendampingNovika Ayu Triany, S.I.Kom., M.I.Kom.

Pendampingan ini berfokus pada optimalisasi pemasaran digital melalui platformTikTok, yang dinilai memiliki potensi besar dalam menjangkau audiens secara luas dan tepat sasaran.

Melalui pendekatan ini, mahasiswa berupaya membantu UMKM Omochi menembus pasar digital yang selama ini belum tergarap maksimal.

Dalam pelaksanaannya, tim mahasiswa melakukan berbagai intervensi teknis, mulai dari pembuatan akun media sosial resmi hingga pengelolaan konten secara terstruktur.

Mereka merancang strategi konten yang variatif dan kreatif, seperti video bernuansa humor yang mengikuti tren terkini, hingga video estetik atau cinematic yang menonjolkan keunikan visual produk mochi agar semakin menarik perhatian calon konsumen.

Samuel Dave Efrata menjelaskan bahwa strategi ini dipilih untuk menutup celah pemasaran konvensional yang belum sepenuhnya menjangkau segmen pasar digital.

Menurutnya, meskipun Omochi memiliki kualitas produk yang sangat baik, visibilitas di ruang digital masih perlu diperkuat.

“Melalui konten yang relevan, menghibur, dan estetik, kami ingin membangun interaksi organik dengan audiens. Harapannya, akun TikTok Omochi bisa menjadi etalase digital yang efektif dan berdampak pada peningkatan penjualan,” ujarnya.

Sementara itu, Arther, selaku pemilik UMKM Omochi Baji Pamai, menyambut positif inisiatif dan bantuan teknis yang diberikan oleh para mahasiswa. Ia mengaku selama ini pengelolaan konten media sosial belum menjadi fokus utama usahanya.

“Kehadiran video-video kreatif ini membuat tampilan produk kami jauh lebih segar dan menarik. Ini sangat membantu agar Omochi lebih dikenal luas, khususnya di kalangan anak muda pengguna TikTok,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia akademik dan pelaku UMKM.

Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan ilmu komunikasi dan pemasaran yang dipelajari di bangku kuliah, tetapi juga turut memberikan solusi konkret atas tantangan nyata yang dihadapi UMKM di Kota Makassar dalam menghadapi era digital.