Lewat Lagu, Warga Sindir Jadwal Pemadaman Listrik di Makassar Tak Sesuai Pengumuman PLN

Lewat Lagu, Warga Sindir Jadwal Pemadaman Listrik di Makassar Tak Sesuai Pengumuman PLN

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar - Beredar video berupa lirik lagu yang dibuat oleh warga bernada sindiran terkait jadwal pemadaman listrik di Makassar yang kadang tidak sesuai dengan pengumuman dari pihak PLN.

Video berupa lirik lagu bernada sindiran terhadap jadwal pemadaman listrik di Makassar tak sesuai dengan pengumuman PLN itu diunggah oleh akun Instagram, @epping.

Dalam narasi unggahannya, Epping menyebut lagu yang diciptakannya itu sekedar menyambung keresahan warga Makassar dan pelanggan PLN terkait jadwal pemadaman listrik.

"Sekedar menyambung lidah rakyat. Jeritan2 konsumen yang terabaikan, dirangkai jadi kelong," tulis akun tersebut, dikutip terkini.id pada Kamis, 9 November 2023.

Dilihat dari unggahan video lagunya itu, tampak latar belakang lilin dan cuplikan pengumuman jadwal pemadaman listrik di Makassar yang tiap hari diumumkan oleh PLN lewat akun Instagram @pln_sulselrabar.

"Tabe, perhatian, ini jadwal pemadaman bergilir untuk hari ini. Silahkan dilihat," demikian terdengar awalan video itu.

"Ededeh jadwal mi sede'. Jadwal tidak ada gunanya. Saya tidak protes mati lampunya, yang saya protes itu jadwalnya kadang yang tertulis di situ tidak sama dengan yang terjadi," sambung suara pria lainnya.

Selanjutnya, terdengar lirik lagu berisi sindiran terhadap pengumuman jadwal pemadaman listrik bergilir di Makassar dari PLN tersebut yang kerap tidak sesuai dengan realita.

"Selalu dijadwalkan tapi tidak sesuai dengan jadwal. Kalau masih selalu berlindung di balik 'tulisan merah' untuk apa PLN bikin jadwal?" tulis lirik lagu tersebut.

Lirik lagu itu diambil dari sejumlah komentar-komentar netizen yang mengkritik pemadaman listrik di Makassar.

Selain menyindir jadwal pemadaman listrik di Makassar yang kadang tak sesuai dengan pengumuman PLN, lirik lagu itu juga mengkritik soal pembayaran tagihan listrik yang dibebankan terhadap pelanggan.

"Memang itu yang beginian saja tidak bisa tepat waktu, tapi na suruhki membayar tepat waktu. Punna telat bayar 3 hari, langsung info pencabutan listrik," kata lirik lagu itu.