Lembaga Adat Kerajaan Matano Silaturahmi di Kediaman Mendiang Raja Gowa ke-38, Menjaga Persaudaraan Lama

Lembaga Adat Kerajaan Matano Silaturahmi di Kediaman Mendiang Raja Gowa ke-38, Menjaga Persaudaraan Lama

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Gowa - Di sebuah rumah yang menyimpan banyak cerita tentang perjalanan sejarah Kerajaan Gowa, rombongan Lembaga Adat Kerajaan Matano datang dengan langkah penuh hormat.

Kunjungan itu bukan sekadar silaturahmi biasa, tetapi menjadi pertemuan yang sarat makna tentang sejarah, persaudaraan, dan warisan budaya yang terus dijaga dari generasi ke generasi.

Rabu, 1 April 2026, rombongan Lembaga Adat Kerajaan Matano berkunjung ke kediaman mendiang Raja Gowa ke-38, Andi Kumala Idjo Karaeng Lembang Parang, di Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Lembaga Adat Kerajaan Matano Silaturahmi di Kediaman Mendiang Raja Gowa ke-38, Menjaga Persaudaraan Lama
Rabu, 1 April 2026, rombongan Lembaga Adat Kerajaan Matano berkunjung ke kediaman mendiang Raja Gowa ke-38, Andi Kumala Idjo Karaeng Lembang Parang, di Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Rombongan Kerajaan Matano dipimpin Pabbicara Wawainia Rahampu Matano, H. Abutar Ranggo (adik Mokole Matano), didampingi Putra Mokole Matano Bayu Editiya Ranggo, Malik Akbar dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu Timur, Sharon, serta Hendri Hanafi.

Kedatangan rombongan disambut oleh Permaisuri Raja Gowa ke-38, Andi Hikmawati Kumala Idjo Petta Umba, didampingi salah satu putranya.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Percakapan yang terjalin bukan hanya tentang kegiatan adat, tetapi juga tentang sejarah, hubungan keluarga, serta kenangan terhadap mendiang Raja Gowa ke-38 yang dikenal sebagai tokoh adat yang menjaga hubungan antar kerajaan di Sulawesi Selatan.

Silaturahmi tersebut menjadi simbol bahwa hubungan antara Kerajaan Matano dan Kerajaan Gowa bukan hanya tercatat dalam sejarah, tetapi masih hidup dalam hubungan kekeluargaan yang terus dijaga hingga hari ini.

Hubungan dua kerajaan ini telah terjalin sejak masa lampau melalui ikatan adat, budaya, dan persaudaraan.

Lembaga Adat Kerajaan Matano Silaturahmi di Kediaman Mendiang Raja Gowa ke-38, Menjaga Persaudaraan Lama
Rabu, 1 April 2026, rombongan Lembaga Adat Kerajaan Matano berkunjung ke kediaman mendiang Raja Gowa ke-38, Andi Kumala Idjo Karaeng Lembang Parang, di Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Pabbicara Wawainia Rahampu Matano, H. Abutar Ranggo, mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada mendiang Raja Gowa yang semasa hidupnya dikenal sebagai tokoh adat dan pemimpin yang menjaga nilai-nilai budaya serta persaudaraan antar kerajaan.

“Kunjungan ini merupakan bentuk penghormatan kami kepada mendiang Raja Gowa yang telah berjasa menjaga adat, budaya, dan persaudaraan antar kerajaan. Hubungan antara Matano dan Gowa bukan hanya hubungan sejarah, tetapi hubungan kekeluargaan yang telah diwariskan secara turun-temurun,” ujarnya.