Leang-Leang, Destinasi Wisata yang Menawarkan Pesona Alam dan Sejarah

Leang-Leang, Destinasi Wisata yang Menawarkan Pesona Alam dan Sejarah

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Irwan selaku pengelola destinasi wisata Taman Arkeologi Leang-Leang mengatakan bahwa lokasi pada taman ini terbagi menjadi beberapa zona.

"Terdapat beberapa zona dalam kawasan destinasi wisata ini, yang pertama zona layanan umum yaitu pembelian karcis dan penulisan buku tamu. Kedua, zona taman batu tempat paling fenomenal yang digunakan sebagai spot-spot foto para wisatawan. Ketiga, Zona ruang informasi rumah khusus untuk pemberian informasi," tutur Irwan.

Irwan juga menjelaskan secara rinci peta dari Taman Arkeologi Leang-leang yang memiliki luas sekitar 5 Hektar. Rumah abjad A, secara desain menggambarkan bahwa rumah ini merupakan rumah bangsawan Bugis Makassar. Rumah abjad B, merupakan ruang informasi tentang gambar cadas atau tentang prasejarah.

Terdapat beberapa gambar yang diambil dari beberapa gua salah satunya adalah gambar yang diambil dari gua Leang Tedongnge yang diidentifikasi adalah lukisan tertua di dunia. Lukisan ini dilukis dengan pigmen merah bata dari tanah liat berbentuk babi.

Rumah abjad C, merupakan ruang rapat para pengelola Taman Arkeologi Leang-leang. Abjad D, Zona taman batu merupakan tempat paling fenomenal yang digunakan sebagai spot foto.

Rumah abjad E, secara desain rumah ini menggambarkan rumah Bugis Makassar. Dan Abjad F, G merupakan lokasi gua prasejarah.

Pihak pengelola mengatakan bahwa yang jadi daya tarik utama sehingga pengunjung meningkat di hari-hari weekend adalah spot-spot fotonya yang banyak. Banyak wisatawan yang datang kesini untuk sekedar berfoto-foto dan menikmati keindahan alamnya.

"Secara ketertarikan wisata leang-leang sudah ada kolaborasi dengan antara kunjungan wisata umum dan kunjungan wisata sejarah. Tapi di wisata umum yang menjadi fenomena sekarang adalah spot foto banyak sekali," ujar Irwan.

Wisata Arkeologi Leang-leang ini juga dapat digunakan sebagai tempat penelitian baik bagi wisatawan lokal maupun asing. Jadi teman-teman wisatawan dapat belajar ataupun meneliti sejarah kehidupan manusia purba masa lampau. Berbagai bentuk peninggalan sejarah seperti lukisan telapak tangan, lukisan babi rusa, dan beberapa penemuan lainnya.

Adapun prosedur pelayanan ketika ingin memasuki destinasi wisata ini adalah dengan membeli karcis yang terbagi menjadi 3 kategori yang pertama untuk wisatawan umum dengan harga Rp 15.000 per orang, wisatawan pelajar atau mahasiswa Rp 10.000 per orang, dan wisatawan atau kunjungan keluarga. Setiap wisatawan yang berkunjung akan dicatat dalam buku tamu.