Terkini.id, Makassar - Laga final Piala Indonesia leg 2 antara PSM melawan Persija ditunda PSSI jelang pertandingan dimulai, Minggu 28 Juli 2019.
Penundaan tersebut membuat banyak suporter kecewa, lantaran ditunda saat banyak yang sudah masuk stadion menunggu pertandingan dimulai.
Atas penundaan tersebut, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, memberi semangat untuk para suporter yang kecewa.
"Kami tahu penundaan laga PSM vs Persija menimbulkan rasa kecewa yang mendalam terhadap para suporter, terkhusus kepada warga Sulawesi Selatan yang sangat antusias menonton laga ini," terang Nurdin Abdullah melalui akun facebooknya.
"Kecewa boleh, perasaan saya juga sama. Tapi kami menghimbau, mohon untuk menjaga emosi dan menjaga harga diri," kata dia.
Emosi dan harga diri dibutuhkan dengan tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat mencoreng nama baik PSM Makassar.
"Jadikan spirit 'ewako' sebagai penyemangat dan pemersatu. Jadilah tuan rumah yang baik dan terhormat dengan memperlihatkan sifat sipakatau," kata dia.
Karena Insiden Pelemparan
Sebelumnya, CEO PSM Munafri Arifuddin mengungkapkan, penundaan laga final antara PSM melawan Persija terjadi karena terjadinya insiden pelemparan bus Persija pada Sabtu 27 Juli 2019.
"Berasarkan kejadian tesebut, mereka menganggap stadion dan penonton sudah tidak kondusif untuk melangsungkan pertandingan," terang dia.
Dalam suratnya yang dikirimkan ke PSM dan Persija, Sekjen PSSI, Ratu Tisha menyampaikan penundaan pertandingan final tersebut atas dasar keamanan dan kenyamanan. Ditunda hingga waktu yang tak ditentukan.