Kudeta Militer di Guinea Afrika Barat, Presiden Alpha Conde Ditahan Usai Baku Tembak

Kudeta Militer di Guinea Afrika Barat, Presiden Alpha Conde Ditahan Usai Baku Tembak

Effendy Wongso

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Conakry - Kudeta militer di Guinea Afrika Barat, Presiden Alpha Conde ditahan usai baku tembak. Presiden Guinea Alpha Conde ditahan pihak militer usai terjadi baku tembak militer terutama pasukan khusus dengan tentara yang diduga pasukan pengawal presiden.

Sekitar sejam setelah baku tembak reda, Alpha Conde dibawa pasukan khusus tersebut untuk ditahan.

Kendati demikian, junta militer menyatakan Presiden Alpha Conde dijaga baik-baik usai pasukan bersenjata itu melancarkan kudeta di Guinea.

Sebelumnya, sempat dilaporkan jika militer menahan Alpha Conde. Namun, hingga saat ini belum diketahui keberadaan presiden berusia 83 tahun itu.

Junta militer yang melakukan kudeta terhadap pemerintahan Guinea juga tidak bersedia menyebut keberadaan Presiden Guinea tersebut.

Melansir Reuters via CNNIndonesia, Senin 6 September 2021, mereka hanya menyatakan jaminan keamanan dan keselamatan presiden selama penahanan. Pihak militer mengatakan keselamatan Alpha Conde terjamin dan selalu diberikan akses kesehatan dari dokter-dokter.

Pihak militer yang melakukan kudeta juga meminta seluruh menteri dan kepala institusi negara untuk datang pada pertemuan Senin 6 September 2021 pagi ini.

"Setiap kegagalan untuk hadir akan dianggap sebagai bentuk pemberontakan terhadap CRND (Komite Pengerahan dan Pembangunan Nasional)," demikian diungkapkan kelompok militer tersebut dalam siaran pernyataan resmi mereka.

Sebelumnya, dalam video yang tesebar di media sosial dikutip dari CNN, tampak Alpha Conde yang baru saja menang lagi pada pemilu tahun lalu tengah dikelilingi para tentara Guinea di Istana Kepresidenan. CNN sendiri belum bisa memastikan keaslian video tersebut.