Terkini.id, Jakarta - Pegiat media sosial sekaligus peneliti, Chusnul Mar'iyah, menyampaikan kecurigaannya terhadap tenaga kerja asing atau TKA yang datang ke Indonesia di saat pandemi covid-19 berlangsung.
Bahkan, kecurigaannya tersebut disampaikan dalam bentuk pertanyaan sindiran kepada pemerintah.
Chusnul mencurigai, para pekerja asing itu benar hanya pekerja atau warga terlatih seperti militer.
"Posisi kalau kita bicara tentang kedaulatan negara republik Indonesia, mau tidak mau kita harus bicara teritori, wilayah negara kita hari ini itu di gimana?," ujar Chusnul menjelaskan.
Pernyataan Chusnul tersebut itu diunggah oleh channel youtube Refly Harun, dengan judul 'Chusnul Mar'iyah: Rezim Ini Telah Menjual Kedaulatan Bangsa dengan Harga Murah!', sebagaimana dilansir pada Minggu, 27 Februari 2022.
"TKA (Tenaga Kerja Asing) datang seenaknya, pada saat warga negara disuruh tinggal di rumah, datanglah mereka," ujar Chusnul menjelaskan.
"Ini apakah hanya karena mereka datang karena 'oh iya rakyat Indonesia tidak bisa bekerja', itukan statement dari Menteri, itu sebetulnya penghinaan luar biasa kepada rakyat republik ini!," ujar Chusnul melanjutkan.
"Loh anda menteri!, kalau rakyatmu tidak mampu ya itu tugasmu!, kau dibayar untuk itu!," ujar Chusnul melanjutkan.
Chusnul menyampaikan sebuah kecurigaan tentang latarbelakang para TKA yang datang ke Indonesia.
"Kenapa harus impor untuk hanya sekedar OB, OB tuh impor juga lho!," ujar Chusnul melanjutkan.
"Nah persoalannya, apakah dia hanya sekedar OB atau OB yang secara fisik warga negara terlatih, alias para militer?!, di dalam konteks itu," ujar Chusnul menandaskan.










