KSAD Dudung Soal Poster Haikal Hassan: Udah Kelihatan Kan Sudah Ada Kelompok yang Coba Benturkan TNI Dengan Rakyat!

KSAD Dudung Soal Poster Haikal Hassan: Udah Kelihatan Kan Sudah Ada Kelompok yang Coba Benturkan TNI Dengan Rakyat!

Muh Ikhsan

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta – Poster ceramah Haikal Hasan bertempat di Yonif Para Raider 502/UY, Jawa Timur dinilai sebagai informasi bohong. Hal ini tegas disampaikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSADA) Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Jenderal Dudung menganggap ada kelompok-kelompok yang mencoba untuk membenturkan TNI dan rakyat.

“Yang jelas kemarin ada berita hoaks bahwa dilaksanakan di 502 itu berita bohong. Itulah salah satu kelompok-kelompok yang mencoba, udah kelihatan kan sudah ada kelompok yang coba mau benturkan TNI dengan rakyat, seakan-akan TNI mendukung,” ujar Jenderal Dudung dikutip dari Cnnindonesia.com.

Lebih lanjut, setelah mengetahui informasi yang beredar, ia langsung menelpon Danyon 502 untuk meminta informasi kebenarannya.

“Saya telepon Danyonnya bahwa tidak ada kegiatan seperti itu. Cuma reklamenya dihapus, diganti, bahwa kegiatannya di 502, padahal itu tidak ada sama sekali,” katanya.

Menurut Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Tatang Subarna sebelumnya mengatakan Haikal sempat meminta izin untuk mengadakan ceramah di markas Yonif Para Raider 502/UY, Malang, Jawa Timur.

Cermah itu pun bermaksud mengundang masyarakat umum. Namun, dengan pertimbangan kondisi pandemi Covid-19, ceramah itu tidak mendapat izin.

“Akan tetapi kegiatan tersebut tidak mendapatkan perizinan dari Satuan terkait, mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang masih terus berlangsung saat ini,” ujar Tatang.

Sayangnya, pihak Haikal sudah terlanjut mengunggah poster ceramah tersebut di Instagram meski acaranya batal digelar.

Tatang menyebut pihak Yonif Para Raider 502/UY sudah meminta tim Haikal untuk menurunkan unggahan tersebut untuk menghindari kesalahpahaman masyarakat.

Selain itu, Yonif Para Raider 502/UY juga meminta pihak Haikal menggelar konferensi pers guna menyampaikan permohonan maaf.