Terkini.id, Jakarta - Ayah David Ozora, Jonathan Latumahina meminta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk berganti nama menjadi Komisi Perlindungan Agnes karena sikapnya yang lebih banyak membela kekasih Mario Dandy tersebut.
Jonathan memberikan sentilan keras kepada KPAI karena menurutnya KPAI tak pernah berpihak kepada posisi David sebagai korban.
"Ganti aja namanya jadi Komisi Perlindungan Agnes," ucap Jonathan Latumahina dilihat dari akun Twitter pribadinya @seeksixsuck.
Jonathan pun menegaskan agar David tidak percaya dengan lembaga pemerintahan. Pasalnya selama ini hanya pihak keluarga yang berada di tengah-tengah David.
"Jangan percaya-percaya amat sama komisi-komisi an itu, yang selalu ada disamping kalian ketika mengalami masa sulit adalah keluarga dan sahabatmu," ujar Jonathan.
"Komisi-komisi itu mentok di foto-foto doang sama bikin laporan buat atasan," sambungnya.
David Ozora merupakan korban penganiayaan Mario Dandy, kini kondisinya jauh lebih baik dan sudah diizinkan pulang dari Rumah Sakit (RS) Mayapada pada Minggu 16 April 2023.
David telah menjalani perawatan yang cukup lama, yakni selama 53 hari. David yang sebelumnya dihajar berkali-kali oleh Mario Dandy di bagian kepala, sempat mengalami koma lebih dari seminggu.
Penganiayaan sadis itu juga membuat David mengalami gangguan syaraf yang cukup serius.
Yeremia Tatang selaku Dokter Spesialis Saraf menjelaskan bahwa David masih membutuhkan penanganan khusus meski sudah diizinkan pulang. Penanganan khusus yang dimaksud ini untuk memulihkan motorik halus David.










