Terkini.id, Jakarta – Geisz Chalifah seorang komisaris Ancol memberikan tanggapannya terkait bos Formula-E Alberto Longo yang ingin menggelar ajang tersebut dua kali di Jakarta pada musim depan.
Melalui cuitan di akun media sosial Twitternya dirinya menyinggung perihal sejumlah deklarasi yang dinilai palsu ketika ajang Formula-E ini sukses digelar.
“Waduhhh sekali saja udah bikin Buzer OD dongonya kolektif paniknya ampun2an sampe bikin deklarasi palsu,” tulis Geisz dalam akun Twitter pribadinya @geiszchalifah yang dilihat Senin 13 juni 2022.

Seperti diketahui setelah Formula-E sukses digelar di Jakarta, sejumlah deklarasi pun bermunculan untuk mendukung Anies Baswedan dari berbagai kelompok atau organisasi yang cukup kontroversial.
Namun masyarakat mempertanyakan keaslian deklarasi tersebut karena munculnya oknum-oknum yang dinilai menjadi otaknya datang dari organisasi yang mendukung calon lain.
Geisz kemudian melanjutkan komentarnya dengan menyindir lembaga survey yang dinilai ‘abal-abal’.
Kemudian Geisz juga menuturkan bahwa jika Formula-E benar-benar digelar dua kali musim depan, reaksi yang begitu masif tentu saja akan terjadi.
“Kang survey abal-abal langsung bicara. Apa lagi dua kali setahun,” tambah Geisz.
Sindiran yang cukup menohok pun dilontarkan oleh Geisz di akhir cuitannya.
“Jangan Pak, dokter di Rumah Sakit jiwa bakal kebanyakan pasien,” tutup Geisz.
Alberto Long sebelumnya memang pernah mengungkapkan keinginannya untuk menggelar Formula-E di Jakarta dua kali pada musim depan.
“Kami mencoba mengakomodasi double-header (di Jakarta) musim depan. Kami sedang menjajaki kalender balap untuk tahun depan, mungkin akhir Juni ini bisa kami umumkan. Saya sangat yakin kami bisa menyelenggarakan double-header musim depan," ucap Chief Competition Officer Formula E Alberto Longo dikutip dari ANTARA.










