"Memang kami perhatikan ini kemacetan kerap terjadi karena parkirnya tidak diatur baik-baik, serampangan. Beda itu kalau parkirnya teratur kadang orang markir setengah badan jalan. Bagaimana ceritanya kalau begitu pasti macet," sambungnya kemudian.
Persoalan perparkiran menjadi kewenangan PD Parkir Makassar Raya. Pihaknya pun menginginkan adanya kerja sama denga PD Parkir dalam mengatasi kemacetan di Preschool Internasional.
"Kita mau adanya kerja sama dengan PD Parkir untuk juga menyampaikan ke jukir-jukirnya menata parkir. Harusnya juga memperhitungkan jangan sampai parkir itu mengambil badan jalan," katanya.
Zainal mengatakan Dishub Makassar dengan PD Parkir sudah ada masing-masing pembagian tugasnya. Sehingga ia berharap PD Parkir dapat bersama-sama menyelesaikan masalah tersebut.
"Tugasnya Dishub bagaimana kemacetan itu tidak mengganggu arus artinya pun padat tetapi kendaraan masih jalan. Makanya ada yang dilapangan mengatur kendaraan," tambah Zainal.
Selain parkir liar penyebab kemacetan. Tingginya jumlah kendaraan di Makassar juga tak terbendung sehingga terjadi kepadatan di ruas jalan umum.
"Saya dapat info kendaraan motor dan mobil itu 2 jutaan. Artinya dengan banyaknya kendaraan dan jalanan yang tidak pernah bertambah puluhan tahun pasti akan macet," ucap Zainal.
Sementara, Direktur Utama PD Parkir Makassar Raya, Yuliana belum banyak mengomentari lebih jauh terkait permasalahan tersebut.
"Saya konfirmasi internal dulu ya. Nanti saya infokan," singkatnya.










