Terkini.id, Jakarta – Kasus Covid-19 dikabarkan kembali mengalami peningkatan di awal bulan suci Ramadhan dengan jumlah peningkatan kasus 1.933.
Kabar penambahan kasus positif Covid-19 ini mendapat respon dari pegiat media sosial, Nicho Silalahi yang menilai penambahan kasus ini merupakan sebuah persiapan untuk melancarkan bisnis PCR dan Antigen.
Narasi tanggapan bernada sindiran Nicho Silalahi diposting melalui sebuah keterangan tertulisnya di media sosial Twitter, sebagaimana dilihat pada, Minggu 3 April 2022.
“Apa sedang persiapan untuk menggeliatkan bisnis PCR dan Antigen kembali ya?”, tulis Nicho Silalahi.

Kendati demikian, dia juga mengatakan jika mulai bersikap masa bodoh terhadap covid dan yang paling penting adalah jangan panik ketika menghadapi persoalan ini.
“Bodoh amat dengan Covad Covid yang penting gue ga pusing dan ga panik”, tulisnya lagi.
Seperti diberitakan, pertambahan kasus Covid-19 sebanyak 1.933 kasus membuat total keseluruhan kasus corona di Indonesia sejak pertama kali di umumkan pada Maret 2020 lalu, kini menjadi 6.019.981 kasus.
Dari jumlah kasus positif itu , sebanyak 5.786.703 di antaranya telah dinyatakan sembuh. Pasien yang dinyatakan sembuh bertambah menjadi 4.067 dari hari sebelumnya.
Sementara itu, kasus positif sebanyak 155.288 di antaranya meninggal dunia. Jumlah pasien yang meninggal bertambah 47 dari hari sebelumnya.
Jumlah kasus aktif kini mencapai 95.990 orang. Berkurang 2.181 dari hari sebelumnya. Kasus aktif adalah jumlah pasien yang masih dinyatakan positif dan tengah menjalani isolasi atau dirawat di rumah sakit. Jumlah spesimen yang diperiksa pada hari ini sebanyak 82.915.
Kasus positif virus corona di Indonesia mengalami tren penurunan dalam beberapa pekan terakhir usai sempat mengalami lonjakan pada akhir Januari, imbas dari penyebaran varian omicron.
Sejauh ini pemerintah telah melonggarkan kegiatan masyarakat lantaran kasus positif mengalami penurunan.
Masyarakat boleh melaksanakan acara buka puasa bersama di Ramadhan tahun ini. Mudik pun tak dilarang asal sudah mendapatkan vaksin booster.
Akan tetapi, larangan buka puasa berlaku untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak boleh melaksanakan buka puasa bersama. Aturan ini tertuang dalam surat edaran yang diterbitkan oleh Sekretaris Kabinet, Pramono Anung.
Satgas penanganan Covid-19 pun menginginkan Indonesia memasuki fase endemic setelah lebaran nanti jika tidak ada lonjakan kasus positif.










