Terkini.id, Jakarta - Eks Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain menanggapi perihal penilaian netizen mengenai isi ceramahnya menyinggung soal 72 bidadari.
Menurut warganet itu, ceramah mengenai hal inilah yang mendorong orang-orang untuk bom bunuh diri.
“Ada banyak penceramah, termasuk Teungku yang dari Medan itu, seakan surga itu sangat dekat. Katanya kalau mati syahid langsung disambut 72 bidadari perawan tanpa hisab. Itulah yang mendorong orang melakukan bom bunuh diri. Padahal kalau sudah mati orang tidak perlu lagi bidadari,” kata warganet seperti yang disadur dari foto yang dibagikan Tengku Zul.
Pendakwah berdarah Melayu ini pun menanggapi pernyataan yang menyeret namanya itu.
“Ini satu lagi orang sesat. Mati syahid dalam Islam mulia. Tapi mengartikan syahid dengan bom bunuh diri itu gila. Mana ada bom bunuh diri syahid?," ujar Tengku Zul, dikutip dari @ustadtengkuzul, Minggu, 4 April 2021.
"Syahid itu perang bela agama atau negara. Jika dia terbunuh dalam rangka itu dia syahid. Dapat surga dan bidadari. Itu janji Allah dan nabi,” imbuh Tengku Zul.
Tanggapan Tengku Zul pun dikomentari oleh salah seorang warganet di kolom komentar.
“Hhhh ke surga kok dihadiahi bidadari. Enak bener ya ustad,” tulis akun @PuangAmba.
Tengku Zul kemudian menanggapi komentar warganet tersebut.
“Di kitab sucimu memang tidak ada. Kalian di sana nganggur semua nanti. Kasihan," balas Tengku Zul.










