Terkini.id, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap bahwa Kuat Ma'ruf sempat kabur usai ditetapkan menjadi tersangka pembunuhan Brigadir J.
Listyo menyebut, kaburnya Kuat Ma'ruf setelah Bharada E mengubah pengakuannya pada 7 Agustus 2022.
"Tanggal 7 (Agustus) saudara Richard mengakui perbuatannya, kemudian saudara Ricky (Bripka RR) dan saudara Kuat juga ditetapkan tersangka," tuturnya dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu 24 Agustus 2022, dikutip dari YouTube TV Parlemen dan dilansir dari Tribunnews pada Rabu 24 Agustus 2022.
"Saudara Kuat sempat akan melarikan diri," sambungnya.
Namun, Listyo mengatakan pihaknya berhasil menangkap setelah Kuat melakukan percobaan untuk melarikan diri.
Sebelumnya diketahui, Kuat Ma'ruf adalah sosok 'skuad lama' yang sempat disebutkan oleh Komisioner Komnas HAM Choirul Anam pada RDP dengan Komisi III DPR pada Senin 22 Agustus 2022 lalu.
Anam mengatakan pihaknya memperoleh fakta ini dari pacar Brigadir J, Vera Simanjuntak.
"Kami komunikasi dengan Vera dan kami mendapatkan keterangan cukup detail (soal Kuat sebagai 'skuad lama'). Memang betul tanggal 7 Juli malam, ada ancaman pembunuhan," ujarnya dikutip dari YouTube Parlemen TV pada Rabu 24 Agustus 2022.
Lebih lanjut, Anam menjelaskan bahwa kalimat ancaman dari Kuat Ma'ruf adalah melarang Brigadir J untuk menemui istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Larangan itu menurutnya, lantaran Brigadir J disebut oleh Kuat Ma'ruf telah membuat Putri Candrawathi menjadi sakit.
Kemudian jika Brigadir J masih ingin naik ke atas, maka akan dibunuh oleh Kuat Ma'ruf.
"Kurang lebih kalimatnya begini, jadi Yosua dilarang naik ke atas menemui Ibu P (Putri Candrawathi) karena membuat Ibu P Sakit. Kalau naik ke atas, akan dibunuh," jelasnya.
Hanya saja, kata Anam, skuad yang dimaksud oleh Vera Simanjuntak nyatanya adalah Kuat Ma'ruf sendiri bukan deretan ajudan dari Ferdy Sambo.
"Ujungnya nanti kita tahu bahwa skuad yang dimaksud itu adalah Kuat Maruf. Si Kuat, bukan skuad penjaga ternyata," tandasnya.










