Terkini.id, Makassar - Angkutan kota (angkot) atau Pete-pete di Kota Makassar terus mengalami penurunan kuantitas lantaran kalah bersaing dengan moda transportasi ojek online (Ojol).
Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar Mohammad Mario Said memaparkan Pete-pete yang semula beroperasi mencapai sekitar 6 ribu unit.
"Saat ini hanya sekitar 2 ribu unit di semua trayek yang beroperasi di Kota Makassar," kata dia kepada pewarta, Rabu, 9 Oktober 2019.
Kendati mengalami penurunan kuantitas, Mario mengatakan, sebagian masyarakat masih tetap menggunakan Pete-pete sebagai mode transportasi konvensional
"Hingga kini masih ada yang menggunakan Pete-pete, maka Pete-pete masih ada yang beroperasi," ucap Mario.
Mario mengatakan, saat ini pemerintah pun masih mempertahankan Pete-pete supaya tetap beroperasi di Kota Makassar.
Dia menegaskan bahwa pihaknya terus memperpanjang izin trayek Pete-pete.
"Izin trayek Pete-Pete ini memang tiap enam bulan diperpanjang," paparnya.
Pihaknya, lanjut Mario, tak memiliki rencana untuk menghentikan operasional Pete-pete. Ia menilai angkutan konvensional masih dibutuhkan masyarakat.
"Tetap ada izin trayek bagi Pete-pete. Memang setiap 6 bulan diperpanjang. Memang kalau waktunya diperpanjang ya diperpanjang. Sampai sekarang belum ada rencana penghentian," tegas Mario.