Jubir ADAMA': Hanya Kecurangan yang Bisa Mengalahkan Danny-Fatma di Pilkada Makassar

Jubir ADAMA': Hanya Kecurangan yang Bisa Mengalahkan Danny-Fatma di Pilkada Makassar

K
TD
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar - Sejumlah hasil survei profesional dan kredibel terus menempatkan duet Danny-Fatma unggul jauh dari tiga lawannya di Pilkada Makassar.

Sebelumnya, beberapa lembaga kredibel, salah satunya, SMRC mengunggulkan Danny-Fatma di posisi teratas.

Persentasenya stabil di angka 40 persen. Bahkan berpotensi terus naik jika tim dan relawan mampu mengantisipasi kecurangan, serta menjaga basis suara masing-masing.

Juru bicara Danny-Fatma, Natsar Desi mengatakan tanpa mendahului kehendak Tuhan, hanya kecurangan yang bisa mengalahkan pasangan berpengalaman tersebut.

"Jika mengacu pada temuan survei dan semangat relawan, serta dukungan yang terus mengalir," kata Natsar, Rabu, 2 Desember 2020.

Di sisi lain, Natsar menegaskan, pihaknya sejak dari dulu enggan merekayasa hasil survei, apalagi sampai memaksakan untuk menggiring opini.

Ia mengatakan selalu menghargai survei yang mengikuti metode dan pengambilan data secara profesional.

"Bukan karakter dan tipikal kami mau berusaha merekayasa hasil survei. Apalagi sampai memaksakan lembaga survei memalsukan datanya untuk penggiringan opini,” ujar Natsar.

Menurutnya, apa yang terekam dalam hasil survei yang mengunggulkan ADAMA di lembaga survei kredibel dan teruji profesionalismenya adalah bukti nyata dukungan di lapangan. Hal itu tanpa embel-embel paksaan dan tekanan.

"Kita juga tidak mengenal ada pemutusan kontrak ke lembaga survei profesional, hanya karena mereka menolak melakukan rekayasa hasil survei, seperti yang pernah terjadi di salah satu kubu kompetitor," tuturnya.

Sekali lagi, Natsar mengatakan ADAMA' tidak mau memaksakan dan merekayasa fakta di lapangan.

Terkait hasil survei lembaga kredibel dan profesional yang terus mengunggulkannya, pihaknya menjadikan sebagai motivasi untuk terus bergerak menjemput kemenangan rakyat.

"Tidak membuat tim dan relawan lengah, serta terlena di sisa waktu jelang pencoblosan," ujarnya

Tak heran, kata Natsar, semangat dan antusias para relawan komunitas dan elemen warga begitu terjaga hingga saat ini.

Selain itu, dukungan dari berbagai organisasi, komunitas, dan perseorangan terus mengalir.