Terkini.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo menyebut ada empat nama kandidat yang akan menjadi Kepala Otoritas Ibu Kota Negara (IKN) baru.
Salah satunya adalah, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang kini menjabat sebagai Komisarit Utama Pertamina.
Masuknya Ahok sebagai salah satu kandidat kepala otorita IKN ternyata mendapat perhatian dari mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo.
Roy, demikian sapaannya, mempertanyakan alasan memberikan ruang kepada Ahok sebagai kandidat calon kepala otorita IKN. Menurutnya, apakah tidak ada pihak lain yang lebih berkompeten selain Ahok.
“Kemarin santer disebut-sebut lagi si mantan napi? Tidak adakah orang lain di 274 juta rakyat?” ujar Roy kepada wartawan sebagaimana dikutip dari Rmol.id, Selasa 18 Januari 2022.
Menurut Roy, saat ini masyarakat disibukkan dengan penggunaan nama Nusantara sebagai IKN. Publik pun seakan teralihkan dari nama-nama kandidat kepala otorita.
“Masyarakat banyak yang (dibuat) terbuai kata Nusantara sebagai nama calon IKN. Kalau saya lebih fokus pada siapa yang akan ditunjuk kepala pemerintahannya,” tutur Roy.
Selain Ahok, ada tiga nama kandidat lain yang muncul yaitu, mantan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Bambang Brodjonegoro, mantan Direktur Utama Wijaya Karya, Tumiyana.
Ada juga mantan Bupati Banyuwangi yang sekarang menjabat sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Azwar Anas.










