Jokowi Mania Tuntut Mundur Menteri yang Terlibat Bisnis PCR

Jokowi Mania Tuntut Mundur Menteri yang Terlibat Bisnis PCR

Raja Ade Romania

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Kelompok pendukung Jokowi atau yang biasa disebut Jokowi Mania tuntut mundur menteri yang terlibat bisnis PCR.

Tuntutan ini muncul pasca mendengar adanya dugaan keterlibatan menteri, politisi, serta konglomerat dalam pengadaan alat tes kesehatan PCR.

Dugaan itu bermula dari Agustinus Edy Kristianto yang menuliskan berita berjudul “Para Penikmat Cuan PCR” yang kemudian dimuat di Majalah Tempo.

Dilansir dari RMOL, Ketua Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer menuntut pertanggungjawaban menteri, politisi, dan konglomerat di depan hukum atas mahalnya harga tes PCR.

Pria yang akrab dipanggil Noel itu mengingatkan jika 1,5 tahun yang lalu, tepatnya di awal pandemi, harga PCR dibanderol sangat mahal. Tarifnya sendiri menembus angka jutaan rupiah.

“Sekarang terbongkar semua, ada kongsi pengusaha dan politisi cari cuan," kata Noel pada hari Senin, 1 November 2021.

Noel pun menyampaikan bahwa semua menteri yang terlibat dalam bisnis ini harus mundur dari jabatannya.

"Apalagi menterinya yang terlibat. Dia harus mundur," ujarnya.

Pihak dari Jokowi Mania mengaku telah memiliki sejumlah nama menteri yang telibat dalam bisnis ini dan akan membawanya ke ranah hukum

"Data saya ada menteri terlibat. Beruntung bagi kita, Indonesia memiliki Jokowi yang cepat tanggap menurunkan harga PCR hingga di bawah 300 ribu. Di India saja bisa 200 ribu, kenapa di Indonesia tidak bisa," ucap aktivis 98 ini.

"Dari kepala sampai ekor harus tanggung jawab. Siapa pun yang memiskinkan rakyat terdampak pandemik harus dihukum mati. Saya akan kawal itu apapun resikonya," pungkasnya.