Jelang Kontra Yangon United, Dua Pilar Kunci PSM Makassar Cedera, Pengamat: Lini Tengah Jadi Kunci

Jelang Kontra Yangon United, Dua Pilar Kunci PSM Makassar Cedera, Pengamat: Lini Tengah Jadi Kunci

K
Kamsah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar – Pertandingan penting dalam playoff AFC Cup 2023 antara PSM Makassar vs Yangon United semakin mendekat, namun PSM Makassar harus menghadapi cobaan tak terduga. Dua pilar kunci mereka, M Arfan dan Rizky Eka Pratama, dikabarkan absen akibat cedera.

Meski demikian, semangat juang tim tetap terjaga, dan keyakinan untuk meraih kemenangan atas Yangon United tidak pernah luntur.

Laga yang akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, pada Rabu 23 Agustus mendatang, pukul 19.00 Wita, memang menuntut PSM untuk bermain dengan kekuatan terbaik yang dimiliki.

Sayangnya, M Arfan dan Rizky Eka harus ditinggalkan dalam pertandingan ini akibat cedera yang mereka derita saat membela tim dalam kompetisi Liga 1.

Pengamat sepak bola, Assegaf Razak, mengungkapkan bahwa dalam situasi ini, tim PSM perlu menemukan keseimbangan yang optimal di berbagai lini permainan. Tidak hanya terfokus pada pertahanan yang solid, tetapi juga penting untuk menjaga kualitas penyerangan dan kontrol di lini tengah.

Menurut Assegaf, hanya memiliki pertahanan yang baik tidak cukup, karena jika lini tengah lemah, lini belakang pun bisa terbebani. Walau kehilangan M Arfan di posisi tengah, Assegaf tetap percaya bahwa PSM memiliki sumber daya yang memadai untuk mengisi kekosongan tersebut.

Berbagai nama seperti Rasyid Bakri, Rizky Pellu, Kenzo Nambu, Wiljan Pluim, dan bahkan pemain muda seperti Adil Nur Bangsawan siap untuk mengambil peran penting dalam pertandingan ini.

"Dalam sepak bola, situasi seperti ini adalah tantangan bagi tim. Mungkin absennya Arfan dan Rizky Eka akan memberikan kesempatan bagi pemain lain untuk menunjukkan kemampuan mereka," kata Assegaf, Selasa, 22 Agustus 2023.

Assegaf juga menggarisbawahi pentingnya lini tengah yang kuat bagi PSM. Jika kendali atas lapangan tengah dapat dikuasai, maka peluang untuk meraih kemenangan akan semakin terbuka.

Ia juga menyoroti potensi Wiljan Pluim, yang diharapkan bisa kembali beraksi setelah absen dalam pertandingan melawan Persebaya Surabaya.

Mantan pelatih PSM ini menyimpulkan dengan harapan bahwa dominasi di lini tengah akan menjadi kunci sukses dalam pertandingan ini.

“Mudah-mudahan PSM bisa mengendalikan lapangan tengah, kalau bisa mengendalikan lapangan tengah bisa memenangkan pertandingan,” tuturnya.

Konsistensi performa pemain tengah telah terbukti menjadi landasan permainan PSM, dan hal ini tercermin dari kontribusi Kenzo Nambu yang menjadi top skor tim dengan 4 gol dari 9 pertandingan di Liga 1 musim ini.