Terkini.id, Makassar - Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar Irwan Djafar mengatakan tidak mengerti alur berpikir Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin.
Ia mengatakan kebijakaan Rudy Ihwal lelang jabatan adalah sesuatu yang diada-adakan dan tak masuk akal.
"Mungkin karena Rudy adalah wali kota prasmanan yaitu wali kota yang ditunjuk-tunjuk," kata Irwan di Hotel Maleo, Senin, 15 Februari 2021.
Menurutnya, Pj Rudy hampir kehabisan akal dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia mengatakan Rudy punya nafsu yang lebih besar daripada rasionya. Sehingga setiap langkah yang diambil pasti salah.
"Karena bukan akal yang dia pakai tapi nafsu," ungkapnya.
Selain itu, Irwan mengatakan tak beban tanggung jawab Rudy terhadap masyarakat Kota Makassar. Melainkan hanya bertanggung jawab terhadap yang menunjuk dirinya.
Menurutnya, saat ini masyarakat Kota Makassar sudah tidak sabar menunggu wali kota pilihannya. Sehingga, kata dia, bila ada keterlibatan Gubernur untuk melakukan penundaan maka akan dibenci oleh masyarakat.
"Kalau Gubernur ikut dalam wilayah ini, itu merugikan diri sendiri, masyarakat pasti tahu, pasti baca," ungkapnya.










