Ini Empat Permintaan Pengusaha Bila Pemerintah Perpanjang PPKM Level 4

Ini Empat Permintaan Pengusaha Bila Pemerintah Perpanjang PPKM Level 4

Effendy Wongso

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Ini empat permintaan pengusaha bila pemerintah perpanjang PPKM level 4. Kalangan pengusaha ramai-ramai angkat suara bila PPKM level 4 diputuskan untuk diperpanjang kembali. Para pengusaha itu meminta sejumlah pelonggaran apabila PPKM diketok palu Jokowi untuk dilanjutkan.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi B Sukamdani mengatakan, salah satu usul berkaitan kelonggaran bagi pusat perbelanjaan atau mal untuk beroperasi. Usul disampaikan lantaran pengusaha pusat perbelanjaan sedang dihadapkan pada kesulitan setelah tutup sebulan penuh selama penerapan PPKM Darurat dan Level 4.

Mereka janji kalau usulan diterima, pengelola mal dan juga restoran akan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) ketat supaya penularan virus corona di lingkungan mal dan restoran bisa dicegah.

“Kami lihat seharusnya sektor yang melakukan prokes ketat dilonggarkan yakni ritel mal dan restoran. Tapi di perpanjangan kemarin, justru warung malah yang dilonggarkan. Yang memberlakukan prokes ketat enggak dikasih (pelonggaran),” beber Hariyadi kepada wartawan di Jakarta, Senin 9 Agustus 2021.

Sementara itu, usulan lain adalah sektor manufaktur bisa beroperasi kendati tidak termasuk dalam golongan sektor esensial maupun kritikal. Alasannya, sektor manufaktur ini berkaitan dengan rantai pasok (supply chain).

Penghentian operasi saat PPKM ditakutkan akan mengganggu produksi di hulu yang bisa berdampak pada kondisi di hilir.

“Misalnya bikin piston mobil ekspor. Kalau mereka enggak boleh operasi, kan kacau di ujungnya bermasalah, karena itu dibutuhkan untuk melengkapi komponen mobil,” terang Hariyadi, seperti dilansir dari CNNIndonesia, Senin 9 Agustus 2021.

Usulan lain, menggencarkan penanganan Covid-19 melalui 3T dan vaksinasi, bukan dengan perpanjangan PPKM level 4.

Hariyadi menyayangkan harga tes Covid-19 PCR di Indonesia yang rata-rata mencapai Rp 750 ribu. Menurutnya, itu masih terlalu mahal.

Padahal, sebutnya, PCR ini merupakan metode paling akurat ketimbang antigen. Menurutnya, semakin murah harga tes PCR, upaya pencegahan penularan secara dini bisa dilakukan karena masyarakat mau mengikuti tes itu.

“Seperti India sekarang. Saya baca di India Today, tes PCR di New Delhi harganya hanya Rp 97 ribu kalau dirupiahkan. Kalau PCR sedemikian rendah di India, kenapa kita enggak bisa, sekarang kuncinya di situ,” imbau Hariyadi.

Ia mengatakan, berapa pun stimulus yang digelontorkan pemerintah tidak akan mencukupi apabila kasus Covid-19 berkepanjangan. Kondisi ini membuat pemerintah terpaksa melakukan PPKM berlevel sehingga dunia usaha tidak kunjung bangkit.

Oleh karena itu, Hariyadi berharap pemerintah dapat meningkatkan kualitas 3T serta mempercepat vaksinasi.

“Kalau enggak percuma PPKM mau diperpanjang sampai kapan pun tidak akan beres-beres kalau begini caranya. Jadi, fokusnya pada penanganan Covid itu yang paling utama. Kalau minta stimulus berapapun tidak akan cukup, kalau kondisi begini terus, besok diperpanjang lagi, diperpanjang lagi, restoran tutup, ritel tutup,” katanya.

Sementara itu, Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Ajib Hamdani menambahkan, perpanjangan PPKM Level 4 harus diimbangi dengan perpanjangan restrukturisasi kredit.

Sebetulnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan sinyal perpanjangan restrukturisasi kredit. Namun, Ajib menilai ada beberapa hal yang perlu disempurnakan.

“Masih ada beberapa poin yang perlu ditambahkan, salah satunya keringanan bunga. Misalnya, bunga maksimal tiga persen di atas SBI. Agar para debitur bisa mengatur cash flow-nya lebih baik,” imbuhnya.

Namun, Ajib mengatakan pelaku usaha lebih mendorong pemerintah untuk meningkatkan penerapan prokes.

Sepakat dengan Hariyadi, Ajib mengatakan penanganan Covid-19 hendaknya dimaksimalkan sehingga kasusnya pun bisa ditekan. Ujungnya, kegiatan perekonomian bisa kembali berjalan.