Ini Empat Kecamatan di Kota Makassar yang Kena PSBK Menurut Juru Bicara Posko Induk Covid-19 Kota Makassar

Ini Empat Kecamatan di Kota Makassar yang Kena PSBK Menurut Juru Bicara Posko Induk Covid-19 Kota Makassar

Joe Fritz

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Gowa - Penyebaran virus covid-19 ini sepertinya menjadi momok yang sangat menakutkan di masyarakat. Apalagi dari data yang ada di posko penanggulangan corona Sulsel, kota makassar masuk daerah zona merah penyebaran virus corona tersebut. Untuk ODP 497 orang, PDP 197 orang dan Positif Corona 105 orang. Dari data tersebut terdengar ada kecamatan yang akan di PSBK.

Guna memberikan penerangan yang jelas bagi masyarakat, agar berita jelas tidak menimbulkan hoax, ini beberapa kecamatan di kota Makassar yang kena dampak PSBK (Pembatasan Sosial Berskala Kecil).

Tim media pun mencoba mencari informasi ke pusat posko Induk covid-19 kota makassar. Dan alhasil inilah data yang kami terima menurut Ismail Juru Bicara Posko Induk Covid-19, minggu siang (12/4/2020)

Menurut Juru bicara penanganan covid-19 kota makassar, menerangkan lewat pesan singkat pribadi WhatsApp kepada kami sebagai berikut. "Ada empat kecamatan yang kena dampak covid-19 dan akan di lakukan PSBK. Keempat kecamatan itu meliputi :

1. Kecamatan Rappocini, dengan tingkat ODP 137 orang, PDP 21 orang dan positif 22 orang

2. Kecamatan Panakkukang, dengan tingkat ODP 59 orang, PDP 27 orang dan Positif 15 orang

3. Kecamatan Tamalate, dengan tingkat ODP 47 orang, PDP 18 orang, positif 16 orang

4. Kecamatan Ujung Pandang, dengan tingkat ODP 8 orang, PDP 10 orang, positif 5 orang." tegas Ismail Juru bicara posko Covid-19 kota Makassar.

Data tersebut diatas sesuai dengan yang disamaikan PJ. Walikota Makassar dan instruksi Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah,, tambahnya diisi pesan singkat Ismail.

Saat kami bertanya lebih jauh tentang dasar penetapan daerah tersebut diatas yang di singkronkan dengan data tabel corona di kota makassar, yang berbeda rantingnya, ini tanggaan Juru bicara Ismail menegaskan, bahwa itu sesuai klarifikasi dirinya dengan ibu kepala dinas kesehatan kota Makassar. (Jr)