Terkini.id, Jakarta – Apakah Anda termasuk orang yang mempunyai Kadar Kolesterol darah yang tergolong tinggi? Jika iya,Tahukah anda bahwa ada beberapa jenis obat yang dapat menurunkan kolesterol tinggi?.
Karena hal itu, ketika Anda memiliki kolesterol tinggi, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengubah pola makan dan kebugaran.
Namun yang lebih penting adalah konsumsi lebih sedikit lemak jenuh, tidak ada lemak trans, lebih sedikit gula, dan lebih banyak aktivitas. Jika itu tidak cukup menurunkan Kolesterol.
Meski demikian, Anda tetap harus mempertahankan kebiasaan gaya hidup sehat. Serta cobalah berdiskusi dengan Dokter untuk mengetahui metode pengobatan yang lebih efektif.
Berikut obat yang dapat menurunkan Kolesterol tinggi dilansir dari WebMD, Senin 12 Oktober 2021.
1. Statin
Statin jenis obat pertama yang diresepkan dokter untuk menurunkan kolesterol jahat. Obat ini juga menurunkan trigliserida, yang merupakan jenis lemak darah lainnya dan sedikit meningkatkan kolesterol baik (HDL) Anda.
Adapun obat Statin termasuk Atorvastatin (Lipitor), Fluvastatin (Lescol), Lovastatin, Pitavastatin (Livalo), Pravastatin (Pravachol), Kalsium Rosuvastatin (Crestor) dan Simvastatin (Zocor). Studi menunjukkan statin menurunkan kemungkinan serangan jantung.
2. Resin
Obat ini menempel pada empedu dari hati dan mencegahnya diserap kembali ke dalam darah. Empedu sebagian besar terbuat dari kolesterol, jadi obat ini mengurangi suplai kolesterol tubuh yang bekerja dalam usus.
Obat ini di antaranya Cholestyramine (Prevalite), Colesevelam (WelChol) dan Kolestipol (Kolestid). Jenis obat yang berbeda, ezetimibe (Zetia), menurunkan kolesterol jahat dengan menghalangi penyerapan kolesterol di usus kecil.
3. Inhibitor PCSK9
Obat ini digunakan pada orang yang tidak dapat mengelola kolesterol melalui gaya hidup dan obat Statin. Inhibitor PCSK9 memblokir protein yang disebut PCSK9 untuk memudahkan tubuh mengeluarkan kolesterol jahat dalam dari darah.
Inhibitor PCSK9 digunakan pada orang dewasa yang mewarisi kondisi genetik yang disebut hiperkolesterolemia familial heterozigot (HeFH). Kondisi ini membuat mereka sulit menurunkan kolesterol, atau untuk orang yang memiliki penyakit jantung dan membutuhkan lebih dari statin.
Adapun obat ini di antaranya Alirocumab (praluen) dan Evolocumab (Repatha).
4. Niasin
Vitamin B ini, juga dikenal sebagai asam nikotinat, ditemukan dalam makanan tetapi juga tersedia dalam dosis tinggi dengan resep dokter. Niasin menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik.
Contoh obat ini meliputi Niasin (Niaspan) dan Niacor. Penelitian belum menunjukkan bahwa menambahkan Niasin, ketika Anda sudah mengonsumsi Statin, semakin menurunkan risiko penyakit jantung.
5. Fibrat
Fibrat adalah obat yang mengurangi berapa banyak trigliserida yang dibuat tubuh dan dapat meningkatkan kolesterol baik.
Contoh obat ini seperti Fenofibrat dan Gemfibrozil (Lopid).









