Ingatkan Giring PSI Jangan Kabur dan Seret Nama Jokowi, Fahri Hamzah: Dia Mau Kamu Kelahi Sendiri!

Ingatkan Giring PSI Jangan Kabur dan Seret Nama Jokowi, Fahri Hamzah: Dia Mau Kamu Kelahi Sendiri!

Raja Ade Romania

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Politikus Partai Gelora Fahri Hamzah, angkat bicara mengomentari Giring PSI yang kini tengah jadi bahan perbincangan publik usai diduga menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Melalui cuitan di laman Twitter pribadinya, nampak Fahri tak menyalahkan Giring soal argumennya yang menyerang Anies Baswedan.

Namun, Fahri mengingatkan agar Giring tak kabur setelah berbagai kecaman dan juga serangan datang.

"Waktu @Giring_Ganesha nyerang @aniesbaswedan bagus tapi jangan kabur habis itu... Hadapi semua anak panah yang masuk... Lakukan serangan balik... Jangan kabur apalagi sembunyi di balik orang lain," cuit Fahri Hamzah, pada Kamis 30 Desember 2021.

Mantan Wakil Ketua DPR itu juga menghimbau agar Giring tak membawa nama Jokowi di dalamnya. Sebab, kata dia, Jokowi ingin Giring berkelahi sendiri.

"Apalagi pakai nama presiden... Dia gak suka. Dia mau kamu berkelahi sendiri," tutupnya.

Diketahui, Giring dalam sambutannya pada perayaan HUT ke-7 PSI di Jakarta disebut-sebut menyindir Anies Baswedan sebagai sosok yang memenangkan Pilkada dengan isu SARA.

Dengan lantang di hadapan Jokowi, Giring menyebut kemajuan negara yang telah dibangun oleh Presiden Jokowi dapat terancam, jika kelak Indonesia dipimpin oleh sosok pembohong.

"Ini akan terancam oleh bahaya laten bernama intoleransi. Kemajuan kita akan terancam jika kelak orang yang menggantikan Pak Jokowi adalah sosok yang punya rekam jejak menggunakan isu Sara dan menghalalkan segala cara untuk menang dalam pilkada," kata Giring Ganesha.

Selain itu, Giring juga mengatakan Indonesia akan suram jika kelak dipimpin oleh sosok pembohong dan pernah dipecat dari kabinet Jokowi.

"Indonesia akan suram jika yang terpilih kelak adalah seorang pembohong dan juga yang pernah dipecat oleh Pak Jokowi karena tidak becus bekerja, tidak berkompromi dengan orang yang menghalalkan segala cara," lanjut Giring Ganesha, dikutip dari kanal YouTube Partai Solidaritas Indonesia, pada Rabu 22 Desember 2021.