Terkini.id, Jakarta - Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas belakangan menjadi sorotan lantaran kritikan yang dilontarkannya kepada Presiden Jokowi. Serangan balik dari pihak pemerintah kepadanya pun menajam.
Pegiat media sosial Yusuf Muhammad pun ikut memberikan komentar atas polemik kritikan Anwar Abbas.
Bukannya membela, Yusuf Muhammad juga mengatakan bahwa seharusnya Anwar Abbas harus mengapresiasi Jokowi.
Ia mengatakan, dengan data-data yang ada saat ini, Anwar Abbas seharusnya bisa memberikan apresiasi terhadap kinerja Presiden Jokowi.
"Jika melihat pernyataan data angka Gini Ratio yang disampaikan Anwar Abbas maka harusnya Jokowi layak dapat apresiasi," ujarnya, dikutip terkini.id dari hopsid pada Selasa, 14 Desember 2021.
"Dengan angka Gini Ratio menurun, artinya semakin rendah Gini Ratio, maka semakin rendah juga ketimpangan ekonominya," sambungnya.
Menurutnya, apabila diamati lebih lanjut angka Gini Ratio di zaman SBY lebih buruk daripada Jokowi.
"Jika diamati dari data Gini rasio tahun 2013 hingga tahun 2021, angka Gini Rasio terus mengalami tren penurunan," jelasnya.
"Di era SBY, terakhir angka Gini Rasio menacapai 0,41 dan di era Jokowi pada Maret 2021 saja angkanya turun jadi 0,38," tukasnya.
Tak sampai di situ, Yusuf menegaskan bahwa menurut data yang ada angka ketimpangan di era Presiden Jokowi tertinggi sejak masa reformasi.
Sedangkan, lanjut Yusuf, angka Gini Ratio paling tajam terjadi di zaman kepemimpin SBY.
"Artinya ada penurunan ketimpangan dan perlu diketahui bahwa sejak era reformasi penurunan Gini Rasio justru paling tinggi. Sedangkan kenaikan gini rasio paling tajam itu ada di era SBY tahun 2010," ucap Yusuf.
Lebih lanjut, ia pun merasa heran dengan Anwar Abbas mengapa begitu kencang mengkritik Jokowi sementara saat SBY menjabat tidak sampai demikian.
"Pertanyaannya mengapa Anwar Abbas tidak berani kritik SBY? Padahal di era SBY dulu dia menjabat sebagai Ketua MUI," pungkasnya.










