Husin Shihab: Gak Mungkin Ulama dan Habaib yang Betul-Betul dari Kalangan Aswaja akan Bela Kriminal Apalagi Teroris

Husin Shihab: Gak Mungkin Ulama dan Habaib yang Betul-Betul dari Kalangan Aswaja akan Bela Kriminal Apalagi Teroris

R
Resty

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta – Ketua Cyber Indonesia, Husin Shihab turut menanggapi soal Forum Habaib dan Ulama Ahli Sunnah Waljamaah yang meminta mengadukan kasus Rizieq Shihab dan Murnarman ke Komisi III DPR RI.

Husin Shihab menilai bahwa forum tersebut berbohong saat mengatakan diri berasal dari kalangan Aswaja.

Pasalnya, menurut dia, ulama dan habaib yang betul-betul dari kalangan aswaja tak akan membela kriminal, apalagi teroris.

“Mereka itu bohong ngaku-ngaku Ulama dan Habaib dari Aswaja,” kata Husin Shihab melalui akun Twitter pribadinya pada Senin, 6 Desember 2021.

“Gak mungkin kalau Ulama dan Habaib yang betul-betul dari kalangan Aswaja akan membela Kriminal apalagi Teroris. Gak mungkin itu terjadi,” sambungnya.

Sebelumnya, sejumlah ulama dan habaib yang tergabung dalam Ahli Sunnah Waljamaah melakukan rapat dengar pendapat umum dengan Komisi III DPR RI pada Senin.

Mereka meminta Komisi III mengawal kasus Rizieq Shihab, Munarman, dan juga merespons soal desakan Majelis Ulama Indonesia (dibibarkan).

“Labelisasi buruk terhadap umat Islam dan ajaran Islam seperti yang telah dialami Al-Habib Muhammad Rizieq Shihab, Al Habib Muhammad Hanif Alatas dan dr Andi Tatat dalam kasus RS UMMI, di mana ketiganya dinyatakan bersalah secara hukum hanya karena menjelaskan kesehatan Al-Habib Muhammad Habib Rizieq Shihab dengan ungkapan ‘baik baik saja’,” katanya.

Ia mengatakan bahwa sebetulnya ungkapan “baik-baik saja” yang disampaikan merupakan bentuk optimisme di tengah kondisi Rizieq yang sakit saat itu. Menurutnya, pernyataan optimisme itu biasa diungkapkan.

Selanjutnya, ia juga menyinggung soal penangkapan Munarman atas dugaan terorisme dan juga soal dorongan pembubaran MUI.

“Kami para habaib dan forum ulama Sunnah Waljamaah ingin mendengarkan kata Komisi III DPR mengenai penangkapan yang terjadi pada Saudara Munarman dan penangkapan 3 ustadz baru-baru ini yang akhirnya merembet kepada munculnya beberapa pihak yang ingin membubarkan MUI, yang notabene MUI adalah wadah bagi seluruh umat Islam Indonesia,” ujarnya.

“Karena itu, kami dari forum ulama dan habaib Indonesia daerah Jawa Tengah bermaksud menggugah hati nurani rakyat melalui Komisi III DPR agar tidak hanya diam,” lanjutnya.