Terkini, Makassar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar telah mulai menerima sebagian logistik yang akan digunakan untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) pada 27 November 2024. Pengiriman logistik ini dilakukan secara bertahap, untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan pemilu sesuai jadwal.
Andi Muhammad Yasir Arafat, Ketua KPU Makassar, mengonfirmasi bahwa beberapa komponen penting dari logistik pemilu sudah tiba di Makassar. Barang-barang yang telah diterima meliputi bilik suara, kotak suara, tinta, kabel ties, serta stiker atau segel kertas yang akan digunakan saat proses pemungutan suara berlangsung. Sejauh ini, KPU Makassar baru menerima lima jenis barang dari penyedia logistik.
Proses distribusi logistik dimulai sejak pertengahan September. Menurut Yasir, KPU mulai menerima barang-barang sejak 18 September hingga awal Oktober 2024. Di antara logistik yang sudah tiba adalah tinta sebanyak 3.754 botol, kabel ties berjumlah 174.528 buah, dan segel kertas sebanyak 704.060 keping.
Selain itu, bilik suara berjumlah 7.508 unit dan kotak suara tahap pertama sebanyak 1.365 buah juga sudah berada di gudang KPU.
Pengiriman logistik pilkada ini memang dilakukan bertahap, dan KPU masih menunggu kedatangan beberapa item lainnya. Beberapa barang penting seperti surat suara dan plano, meskipun sudah masuk dalam proses kontrak dengan penyedia, saat ini masih belum naik cetak.
Yasir menjelaskan bahwa kedatangan barang-barang tersebut diatur sesuai jadwal pengiriman dari pihak penyedia. KPU sendiri terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar semua barang yang dibutuhkan dapat tiba tepat waktu.
Seluruh logistik yang sudah diterima saat ini disimpan di gudang KPU Kota Makassar yang berlokasi di kawasan Borong, Kecamatan Manggala. Yasir memastikan bahwa logistik tersebut disimpan dengan aman di satu lokasi terpusat dan sudah mendapatkan pengamanan yang memadai.
Sementara itu, KPU Makassar juga terus memantau perkembangan logistik yang belum tiba di kota tersebut. Beberapa barang seperti surat suara, yang merupakan komponen paling krusial dalam proses pemilihan, diperkirakan akan tiba dalam beberapa waktu ke depan.
"Kedatangan logistik lainnya akan berangsur-angsur, termasuk surat suara dan item lain yang saat ini masih dalam proses cetak," kata Yasir.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan kontrak dengan penyedia logistik dan saat ini tinggal menunggu informasi kedatangan dari penyedia barang tersebut.










