Terkini.id, Jakarta - Warganet dihebohkan dengan unggahan foto yang memperlihatkan tangkapan layar kuitansi biaya tambal ban seharga Rp 600 ribu di sebuah bengkel di Banyuwangi. Mereka menilai harga tersebut tidak wajar.
Menanggapi kasus viral itu, Pemkab Banyuwangi lewat Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi bakal melakukan investigasi dan koordinasi dengan pemilik bengkel.
Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi Rr Nanin Oktaviantie.
Ia mengatakan, pihaknya akan memberikan atensi terkait kasus viral tersebut.
"Tentu ini menjadi atensi dari Dinas Koperasi melakukan investigasi atas adanya keberatan konsumen yang viral di media sosial. Kami akan turun ke lapangan mengecek kebenaran kasus ini," kata Nanin, Minggu, 5 Juli 2020 seperti dikutip dari detikcom.
Ia mengatakan, kasus perselisihan perdagangan seperti ini sebenarnya bisa dikomunikasikan dengan baik antara konsumen dan pemilik bengkel.
Maka dari itu, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan investigasi dan berkoordinasi kepada pemilik bengkel dan konsumen.
"Ya nanti kita lakukan (investigasi dan koordinasi). Secepatnya agar masalah ini menjadi clear," ujar Nanin.
Sebelumnya, foto tangkapan layar yang memperlihatkan kuitansi biaya tambal ban seharga Rp 600 ribu tersebut viral di media sosial dan sejumlah grup perpesanan WhatsApp, Sabtu, 4 Juli 2020.
Dalam kuitansi iti, tertera biaya jasa tambal ban di sebuah bengkel senilai Rp 600 ribu.
Adapun rincian dalam kuitansi itu tertulis 2 bongkar pasang Rp 50 ribu dan 2 press silicon senilai Rp 550 ribu dengan total Rp 600 ribu.
Adapun nama bengkel yang tertera di kuitansi itu yakni ‘Dian Tubles’.
Bengkel tersebut diketahui berlokasi di Jalan Dr Soetomo, Banyuwangi.
“Ada yang pernah tambal ban dengan harga segini?” tulis seorang netizen bernama Yanto yang mengunggah foto tangkapan layar tersebut.
Yanto mengatakan bahwa dirinya tak mengetahui secara pasti siapa pemilik kuitansi tersebut.
Namun, kata Yanto, nama bengkel yang tertera di kuitansi itu berlokasi di Jalan Dr Soetomo.
“Kalau tidak salah di Jalan Dr Soetomo. Disana memang satu-satunya bengkel tambal ban. Tapi masa segitu harga disana,” ujarnya.










