Terkini.id, Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan pendakwah kontroversial, Habib Bahar Smith menyindir seorang jenderal TNI yang disebutnya dengan istilah 'Jenderal Baliho' viral di media sosial.
Video Habib Bahar Smith menyindir jenderal baliho tersebut viral usai diunggah pengguna Twitter Tukangrosok_, seperti dilihat pada Jumat 17 Desember 2021.
Dalam narasi unggahannya, netizen itu meminta kepada aparat penegak hukum untuk menertibkan Habib Bahar yang isi ceramahnya menurutnya penuh dengan hasutan.
"Mohon ditertibkan imigran Yemen yg isi ceramahnya penuh dengan hasutan ini," cuit netizen Tukangrosok_.
Selain itu, netizen tersebut menilai isi ceramah Bahar Smith itu telah menginjak-injak wibawa dan jiwa korsa TNI.
"Wibawa dan Jiwa Korsa TNI telah diinjak-injak oleh iblis Megaloman. Cc Puspen_TNI tni_ad Cakra_Kostrad KOPASSUS_id," tuturnya.
Dilihat dari video tersebut, tampak Habib Bahar di hadapan sejumlah pengikutnya mempertanyakan di mana keberadaan pihak yang disebutnya jenderal baliho saat bencana Gunung Semeru.
"Mana yang kemarin nurunin balihonya Habib Rizieq? Mana jenderal baliho, mana yang kemarin nurunin balihonya Habib Rizieq, yang ngomong bubarkan saja FPI, kok gak kelihatan di Semeru hah!," teriak Habib Bahar Smith.
Ia pun menyebut, sang jenderal baliho tersebut batang hidungnya sama sekali tidak nampak di tengah masyarakat yang tertimpa bencana itu. Yang nampak di sana, kata Bahar, malah kader-kader FPI.
"Manaaa? Kok gak kelihatan di Semeru! Kok para FPI yang ada di sana. Kok gak ada poster dia di sana? Yang ada kok baliho-baliho Habib Rizieq yang ada di Semeru, bantu masyarakat," kata Bahar dengan nada keras.
Lebih lanjut, Habib Bahar juga menyindir pernyataan jenderal baliho tersebut soal Organisasi Papua Merdeka atau OPM.
"OPM dibilang saudara. Dudung, Dudung. Giliran sama ormas Islam, galak. Sama OPM yang jelas-jelas teroris separatis (dia bilang) 'itu saudara kita, harus dirangkul'," ujar Bahar Smith menirukan pernyataan sang jenderal itu.
Habib Bahar Smith kemudian menyinggung pernyataan Menko Polhukam, Mahfud MD yang membantah anggapan sang jenderal baliho tersebut terkait OPM.
"Eh kemarin Mahfud MD langsung bilang ke dia 'OPM bukan saudara kita'. OPM itu teroris!," ujarnya.










