Terkini.id, Jakarta - Terkait kasus penembakan yang menewaskan Brigadir J, Ketua PBNU Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) berharap agar semua orang bisa menahan diri untuk tidak semakin membuat gaduh suasana.
Gus Fahrur meminta kasus Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J itu diusut secara objektif.
Sebab, dia menginginkan supaya tidak ada fitnah di balik kasus tersebut.
"Sejak awal kita sepakat agar ada pengusutan yang mendalam terhadap kasus yang ramai diberitakan saat ini. Kita mendukung Polri bertindak profesional dan mengedepankan objektivitas dalam pengusutan kasus tersebut agar tidak menjadi fitnah," kata Gus Fahrur lewat pesan singkat, Kamis, dilansir dari detiknews pada Jumat 29 Juli 2022.
Terkait kasus Brigadir J, Gus Fahrur mengajak semua pihak untuk menahan diri di tengah isu liar yang sedang berkembang.
"Ya kita berharap agar semua menahan diri untuk tidak semakin membuat gaduh suasana," ujar Gus Fahrur.
Ia menjelaskan bahwa penanganan yang serius akan membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Tak hanya itu, penanganan yang profesional juga akan menutup spekulasi di tengah masyarakat.
"Agar tidak terus-menerus menjadi spekulasi dan tanda tanya di masyarakat. Perlu logika yang jelas dan bisa diterima akal sehat," ungkapnya.
Sementara itu, Gus Fahrur juga mendukung seruan Presiden Jokowi terkait kasus tersebut agar ditangani secara transparan.
Lebih lanjut, ia juga telah berharap rekaman CCTV agar segera dibuka.
"Jika mungkin segera dibuka rekaman video CCTV dan hasil autopsinya agar semakin terang," ujar Gus Fahrur.










