Terkini.id, Makassar - Biota Medical & Aesthetic baru saja diresmikan di Kota Makassar Sulawesi Selatan tepatnya di Jalan Andi Bau Djemma Makassar pada Minggu, 2 Maret 2024.
Klinik Biota Medical & Aesthetic hadir dengan konsep one stop solution yang berarti memiliki layanan perawatan kulit dan kesehatan tubuh.
Dalam peresmian klinik tersebut, manajemen mengenalkan layanan perawatan yang bernama Morpheus 8, sebuah teknologi pengencangan kulit terbaru.
Founder sekaligus Dokter Klinik Biota Medical & Aesthetic dr Delvina Tandiari, Mbiomed (AAM) mengatakan alat ini dijanjikan sebagai teknologi terbaru di kelasnya yang penuh inovasi dan teknologi canggih.
"Alat ini bisa menjadi solusi untuk sejumlah gejala penuaan awal maupun akut seperti permukaan kulit dan warna yang tidak rata, keriput, bekas jerawat, dan kulit kendur,"bebernya.
Menurut dia, Morpheus 8 bekerja dengan metode penghantaran energi panas, juga radio frekuensi yang dihantarkan melalui jarum ukuran sangat kecil (micro needle).
"Penggunaanya disebut telah terbukti bisa menghasilkan perbaikan secara signifikan untuk gejala penuaan, dalam waktu relatif singkat,"urainya.
Diakuinya bahwa pihaknya sengaja menghadirkan Morpheus 8 di klinik miliknya itu untuk menjadi salah satu alternatif perawatan yang ramai digandrungi saat ini.
"Ini pertama di Makassar, baru Klinik Biota Medical & Aesthetic yang punya. Belum ada di klinik kecantikan lainnya,"pungkasnya.
Ia juga mengutarakan pihaknya memberikan potongan harga untuk layanan perawatan tersebut.
"Nah sebagai perkenalan ada potongan harga dari Rp70 juta per sekali treatment menjadi Rp 60 ribu saja. Promo berlangsung selama 3 bulan ke depan Maret hingga bulan Mei 2024," katanya.
Sementara dr Susanto H Kusuma, SpPD, KGEH yang juga suami dr Delvina mengatakan di Klinik Biota Medical & Aesthetic mempunya biaya perawatan yang beragam.
"Kita tawarkan mulai Rp 350 ribu untuk facial, ada juga allurion mulai Rp 5 juta, Morpheus 8 Rp 70 juta dan banyak lagi. Sedangkan layanan medical mulai Rp 250 ribu untuk konsultasi dengan dokter umum,"pungkasnya.










