Terkini.id, Makassar - Lembaga Survei PT General Survei Indonesia (GSI) memprediksi bahwa Partai Gerindra bakal mengamankan 2 kursi DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Dapil 7 Kabupaten Bone.
Bahkan Gerindra berpotensi bisa meraih tiga kursi di Dapil 7 Bone. Direktur Eksekutif PT GSI, Jufriadi Karaeng Sila mengatakan, peluang Gerindra meraih tiga kursi bukan tanpa alasan.
Berdasarkan hasil survei GSI, elektabilitas Gerindra berada di posisi pertama dengan persentase 29,7 persen, sedangkan NasDem yang berada di urutan kedua dengan angka 13,4 persen, sedangkan Golkar diurutan ketiga dengan 11,2 persen, keempat PPP 7,2 persen, kelima Demokrat 6,8 persen, PKS 4,1 persen, PAN 4,1 persen, PDIP 3,8 persen, PKB 1,8 persen.
Sedangkan 8 partai lain tidak mencapai 1 persen. Sementara yang tidak menjawab sebanyak 15,6 persen. Sampel survei dilakukan pada 1 Januari hingga 6 Januari 2024 dengan 720 responden dengan margin error 2,8 persen.
"Gerindra di Dapil 7 Bone sudah mengankan 2 kursi. Sekarang menuju tiga kusi," kata Jufriadi pada Ngobrol Politik "membedah peluang Gerindra di Dapil 7, di Hotel Jolin Kota Makassar, Senin 22 Januari 2024.
Jufriadi mengatakan, jika partai besutan Prabowo Subianto tersebut meraih 2 sampai 3 kursi di dapil tersebut, tentunya akan ada partai yang akan tersingkir. Mengingat di Dapil 7 Bone, hanya memperebutkan 7 kursi.
Berdasarkan prolehan kursi pada Pileg 2019, partai yang meraih kursi adalah Golkar, Gerindra, PAN, NasDem, PDIP, PKS dan Demokrat. Masing-masing meraih 1 kursi.
"Kalau itu terjadi, partai apa yang dalam posisi rawan. Bisa saja PKS, PAN, dan PDIP. Malah PPP sesuai hasil rekaman kami berpeluang mengisi satu kursi di DPRD Sulsel,” ungkap Jufriadi.
Akademisi Universitas Bosowa (UNIBOS), Arief Wicaksono dalam tanggapannya menilai Dapil 7 Sulsel sangat menarik karena ada karakteristik yang tidak menyertakan daerah pemilihan (Dapil) lain. Mengacu pada data Pemilu 2019 lalu, Gerindra berada di urutan kedua setelah Partai Golkar.
Artinya, dalam beberapa point maka besar kemungkinan Partai Gerindra bisa melampaui capaian Partai Golkar di Dapil 7 Sulsel pada 2024 ini. Itu jika Partai Gerindra mampu memanfaatkan momentum.
“Politik itu persoalan momentum. Bagaimana kita memperlakukan momentum tersebut. Apakah kita mau menjemput atau menunggu peluang,” jelas Arief.
Lebih jauh, Arief menilai potensi Gerindra di Dapil 7 Sulsel sangat besar. Apalagi ada target-target dari Yasir Machmud yang sangat bisa dimanfaatkan.
“Kontestasi Pilpres ini menciptakan efek ekor jas yang mengangkat elektoral Partai Gerindra di Sulsel. Melihat 2019 lalu, suara Prabowo harus diakui lebih besar dari Jokowi. Aspek historis ini sangat bisa berlanjut,” ujarnya.
“Melihat pergerakan Pak Yasir untuk DPRD Sulsel sepertinya kerja-kerja DPR RI. Maksudnya, kerja-kerja Pak Yasir sangat spesifik menggarap kantong-kantong suara,” terang Arief.










