Terkini.id, Jakarta - Aparat gabungan TNI-Polri sukses menduduki markas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kalikopi Kabupaten Mimika.
Saat menduduki markas KKB itu, aparat juga menembak mati pimpinan Organisasi Papua Merdeka (OPM), Makodap III Timika Hengki Manwang, Minggu 16 Agustus 2020.
Dalam penggerebekan itu aparat gabungan menyita barang bukti yang ditemukan di TKP seperti revolver, senpi rakitan laras panjang, senapan angin jericho, 381 butir amunisi berbagai kaliber, 6 buah magasin dan lainnya.
"Aparat gabungan melumpuhkan satu orang yang diduga kuat pentolan KKSB Kali Kopi, Hengki Wanmang,” ujar Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw dalam keterangan tertulis seperti dikutip dari sindonews, Senin 17 Agustus 2020.
Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, Hengki Wanmang mengambil peran bersama Joni Botak sebagai pimpinan KKB Kalikopi sebelum ada pengganti panglima yang baru sejak meninggalnya Theni Kwalik Panglima Makodam III Kalikopi tahun 2018.
"Hengky Wanmang merupakan orang yang mengajak beberapa KKB Pegunungan Tengah untuk masuk ke Tembagapura guna melakukan aksi gangguan di areal PTFI. Dia diketahui ikut Deklarasi KKB Gabungan Papua di Ilaga, Kab Puncak pada 1 Agustus 2020 yang bertujuan untuk melakukan aksi gangguan penembakan di Tembagapura. Setelah deklarasi Hengky Wanmang mempersiapkan tempat dan bama buat rombongan KKB yang dipimpin Lekagak Telenggen di Tembagapura," timpal Kapolda.
Sebelumnya Hengki Wanmang terlibat beberapa rangkaian aksi Penembakan di areal PT Freeport Indonesia.
Menurut Kapolda, penembakan terhadap pentolan KKB itu berawal pada hari Kamis 13 Agustus 2020 dimana Tim gabungan TNI-Polri melakukan penyelidikan ke Markas KKB Kali Kopi yang mana pasukan dibagi menjadi 3 kelompok untuk 3 sasaran yaitu Markas Kali Kopi Baru dan Lama serta Markas Baru Amoko.
Kemudian pada hari Minggu 16 Agustus 2020, pukul 06.00 WIT, Tim gabungan TNI/Polri melakukan penyelidikan untuk ke Markas Kalikopi dan berhasil melumpuhkan 1 (satu) anggota KKB yang diduga kuat Hengki Wanmang (meninggal dunia).
Kemudian Tim gabungan melakukan penyisiran di sekitaran TKP dan berhasil menemukan barang bukti, selanjutnya diamankan ke Mako Brimob Den B Mimika.
"Personil gabungan TNI –Polri akan terus melakukan penindakan terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan di Papua," tandas Kapolda.
TPNPB Akui Anggotanya Ditembak Mati
Sementara itu, Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang mengklaim sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) OPM sayap militer Organisasi Papua Merdeka, membenarkan salah seorang pimpinan mereka, Hengky Wamang, tewas.
Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom yang tengah berada di Papua New Guinea dalam sambungan telepon internasional, Senin malam, membenarkan informasi tersebut.
Menurut Sebby, salah satu pimpinan mereka yakni Kepala Staf TPNPB-OPM KODAP III Kali kopi Timika Hengky Uawamang Tertembak dalam Operasi TNI-POLRI (Tim Nemangkawi)
Menurut Sebby, pada Minggu 16 Agustus 2020, Tim Satgas Nemangkawi di Timika West Papua. Melakukan Penyergapan di Markas TPNPB-OPM Komando Daerah Pertahanan KODAP III Kali kopi Timika.
"Dalam Operasi Penyergapan yang di lakukan oleh TNI-POLRI dalam hal ini Tim Satgas Nemangkawi yang menjaga Aset Fital Perusahaan PT.FI Milik Amerika serikat ini, Telah menembak Mati Terhadap Kepala Staf Angkatan Darat TPNPB-OPM Komando Daerah Pertahanan KODAP III Kali Copi Timika Papua HENGKY UWAMANG." Jelas Sebby Sambom dalam sambungan telepon internasional, Senin 17 Agustus malam tadi dikutip dari sindonews.
Sebby menuding, Operasi Militer TNI-POLRI ini di lakukan demi pengamanan Aset Fital Perusahaan milik Amerika Serikat di Timika West Papua.










