Gerakan Seniman Masuk Sekolah, Disdikbud Parepare Latih Siswa di 21 Sekolah

Gerakan Seniman Masuk Sekolah, Disdikbud Parepare Latih Siswa di 21 Sekolah

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Terkini.id, Parepare - Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) merupakan salah satu program prioritas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare yang kerjasama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Untuk mempermantap program tersebut dan melatih para siswa agar mampu melakukan peran seni di depan publik, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare menggelar pentas dan pameran seni untuk 21 sekolah. Sebanyak 21 sekolah tersebut terdiri dari Sekolah Menengah Pertama, Madrasah Tsanawiah, serta Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiah, di alun-alun Lapangan Andi Makkasau Kota Parepare, Sabtu malam 30 November 2019. Ratusan masyarakat Guru-guru serta para siswa yang ada di Kota Parepare, ikut meramaikan acara tersebut, bahkan tidak sedikit mereka yang hadir karena penasaran dengan penampilan para seniman-seniman cilik di Kota Parepare. Ketua Panitia Pelaksanan, Mustadirham, yang juga Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, mengatakan, kegiatan itupun dilaksanakan sebagai bentuk tindak lanjut dari pengembangan karya seni di kalangan sekolah. "Kita berikan pelatihan ini sebagai bentuk peningkatan karya seni dalam pendidikan sekolah yang ada ditingkat Sekolah dasar dan juga Sekolah Tingkat Pertama dan Madrasah Tsanawiyah," katanya. Mustadirham, menjelaskan, hadirnya seniman-seniman cilik ini akan memupuk kreatifitas anak, dan yang peling terpenting hadirnya seniman yang bisa menunjang Kota Parepare sebagai Kota Industri tanpa cerobong asap. "Tujuan Wali Kota Parepare kita bagaimana menghadirkan Kota Parepare sebagai kota industri tanpa cerobong asap, tentunya salah satu pilar penunjang dalam bidang pendidikan, maka kemudian kita sama-sama berharap melalui pembinaan Sseni ini bisa menjadi tolak ukur untuk menunjang hal tersebut," jelas dia. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, Arifuddin Idris, yang mewakili Walikota Parepare, mengungkapkan, jika Dinas Pendidikan akan terus menjalankan perannya khususnya bagaimana mewujudkan kota industri tanpa cerobong asap. "Keterlibatan semua pihak dan juga semua elemen dalam mewujudkan hal itupun, menjadi sebuah gambaran bagaimana kita komitmen bersama mewujudkan Kota Industri tanpa cerobong asap," ungkap dia.