
Terkini.id, Jakarta - Sebuah video cuitan netizen yang menyebut bahwa Kementerian Agama (Kemenag) dan Nahdlatul Ulama (NU) telah berkonspirasi dalam penetapan 1 Ramadhan 1443 H, menimbulkan polemik baru.
Cuitan yang diunggah netizen @nung_306 viral di media sosial, seperti dilihat dari Twitter, Senin, 4 April 2022.
"Mengejutkan!! Apa benar ini dilakukan @Kemenag_RI & NU? Jika benar artinya ada kesepakatan untuk membuat umat muslim tidak berpuasa 1 hari & membiarkan umat melakukan perbuatan haram di bulan Ramadhan, karena sudah menolak sumpah rukyat hilal dengan alasan sumpah palsu," tulisnya.
Dalam video berdurasi 2 menit 20 detik itu terlihat seseorang menyampaikan pesan tentang penetapan 1 ramadhan, didengar oleh kader PCNU Wonosobo yang hadir.
"Kementerian Agama sudah sepakat dan insyaAllah didukung Nahdlatul Ulama bahwa puasa akan jatuh pada hari Ahad, tanggal 3 April," ungkap pria yang tak diketahui identitasnya itu.
Sang pembicara tersebut juga menjelaskan bahwa dengan ketetapan tersebut, nantinya jumlah hari puasa Ramadhan 2022 hanya 29 hari.
"Sehingga Sya'ban nya itu istimal 30 hari dan puasanya cuma 29 hari," lanjutnya.
Ia juga menyebut nantinya ijtima akan terjadi pada tanggal 1 April, sekitar pukul 1 siang dengan ketinggian hilal 2 derajat.
Oleh karena itu dirinya menegaskan apabila ada yang melihat hilal, maka oleh NU dan Kemenag akan dinilai sebagai sehuah kebohongan.
"Kalau seandainya nanti ada yang melihat hilal, itu oleh Kemenag dan NU dianggap adalah kesaksian yang bohong, ini supaya kita ketahui bersama," ujarnya.
Menanggapi kabar tersebut netizen kemudian mengaitkan dengan alasan tidak hadirnya Muhammadiyah dalam sidang Isbat yang digelar 1 April 2022 lalu.
"Berarti kemungkinan ada hubungannya dengan alasan kenapa Muhammadiyah tidak diundang," komentar akun @wawanhnf.
"Saya jadi tau alasan kenapa Muhammadiyah tidak diundang dalam sidang Isbst kemarin," timpal akun @suara_knalpot.
Selain itu, netizen juga berharap agar kebenaran terkait video tersebut diusut.
"Wajib diusut kebenaran video ini agar tidak menimbulkan keresahan," tulis akun @nung_306.
"Kalau video ini bener, kenapa @Kemenag_RI mengadakan sidang Isbat kalau sudah tau hasil keputusan sebelumnya. Semoga Allah melaknat manusia zolim yang memperkuat umat Islam," sambung akun @PutraErlangga95.
"Saya ragu dengan Menag yang hari lain aja dipindah, makanya saya puasanya hari Sabtu," tulis akun @Basriaras.
"Baru kali ini gw ngerasa ragu mulai puasa," timpal akun @dudikop.











