Geliatkan Pariwisata dan Ekonomi Toraja Utara, Toraja Highland Festival Resmi Dibuka

Geliatkan Pariwisata dan Ekonomi Toraja Utara, Toraja Highland Festival Resmi Dibuka

Muh Nasruddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id - Anggota Komisiomer Bidang Komunikasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Tirta Segara membuka secara resmi Toraja Highland Festival dan Bulan Inklusi Keuangan 2021, di Hotel Misiliana Kabupaten Toraja Utara, Senin 4 Oktober 2021.

Kegiatan itu bertujuan untuk membangkitan kembali pariwisata Toraja dan meningkatkan perekonomian melalui UMKM.

Kegiatan ini berlangsung di dua lokasi yaitu di Hotel Misiliana dan lokasi pameran UMKM di Lapangan Bakti, kegiatan ini berlangsung selama sepekan pada 4-10 Oktober 2021.

Bupati Toraja Utara, Frederik Batti Sorring yang hadir secara virtual menyambut baik Toraja Highland Festival dan Bulan Inklusi Keuangan.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan kebangaan masyarakat Toraja, karena wisatawan yang datang bisa melihat langsung kondisi dan perkembangan di Toraja.

"Kegiatan ini kita memulai bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19. Kita juga berterima kasih kepada pertolongan Tuhan karena kita bisa atasi situasi Covid-19 dengan cara menerapkan protokol kesehatan dan vaksinasi," kata Frederik.

Ia juga membeberkan bahwa perkembangan Covid-19 di Toraja Utara terbilang terkendali angka kematian akibat Covid-19 nol, sementara tingkat kesembuhan tinggi.

"Di Toraja Utara tidak perlu lagi ragu-ragu untuk datang berwisata. Kita juga berharap dengan kegiatan ini bisa mendongkrak perekonomian Toraja Utara khususnya UMKM, " ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Komisioner Bidang Komunikasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Tirta Segara memaparkan, meskipun kegiatan ini diselenggarakan di tengah Covid-19, namun diharapkan kegiatan ini dapat menggairahkan kembali industri pariwisata dan menyejukan jasa keuangan yang stabil dan mampu berkontribusi untuk pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19

"Dengan banyak wilayah yang situasinya membaik seperti di Toraja Utara dan mendapat status PPKM Level 2, kita berharap sektor pariwisata segera pulih dan perekonomian kita bangkit," ungkap Tirta.

Menurutnya, pariwisata sangat penting untuk meningkatkan rasa kebangsaan kita dengan bangga memiliki bangsa yang memiliki budaya yang sangat tinggi.

"Saya percaya bahwa ada yang terpelihara dengan baik nilai-nilai leluhur yang terpelihara dari turun temurun. Ini juga perekat untuk persatuan dan kesatuan di NKRI. Saya selalu menyarankan untuk berwisata domestik, lihat keindahan alamnya dan rasakan keramahan masyarakatnya dan rasakan kulinernya di Toraja," ujarnya.

Ia menambahkan, untuk membangkitkan kembali industri pariwisata dan mengakselerasi roda perekonomian terutama di masa Covid-19, perluasan akses keuangan masyarakat mutlak diperlukan.

"Alhamdulillah kita patut bersyukur, tingkat Inklusi Keuangan atau akses keuangan kita secara nasional mencapai 76 persen. Sementara di Sulsel 2019 lebih tinggi dari nasional sekitar 87 persen, ini sangat luar biasa karena di atas pencapaian nasional," umbarnya.

Hanya saja, Inklusi keuangan belum merata, akses keuangan di wilayah perkotaan rata-rata 83,6 persen lebih tinggi dari rata-rata nasional, selain itu ada ketimpangan di wilayah pedesaan tingkat Inklusi Keuangan mencapai 68,5 persen, sehingga perlu didorong agar merata.

"Tingkat Inklusi ini juga tidak diikuti dengan pemahaman masyarakat tentang produk keuangan atau tingkat literasi keuangan, misalnya di Sulsel dan Barat masing-masing 33 persen dan 35 persen," ujarnya.

Olehnya itu, upaya akselerasi untuk inklusi keuangan yang merata dan terjangkau masyarakat yang memerlukan dan tertinggal harus dibarengi dengan literasi keuangan.

"Kalau geet antara melek keuangan dan akses masih lebih tinggi, berarti masih ada resiko masyarakat membeli produk keuangan investasi tetapi tidak dibekali pemahaman yang cukup memadai dimana dia berinvestasi," pungkasnya.