Terkini.id, Jakarta - Beredar video di media sosial diduga menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai PLT Gubernur DKI Jakarta menggantikan posisi Anies Baswedan.
Dilansir dari Era.id, mencuatnya kabar tersebut pertama kali diunggah oleh akun YouTube RODA POLITIK pada 28 Oktober 2021 lalu. Adapun video yang diunggah akun tersebut berjudul "Dipilih Langsung Oleh Jokowi !! Ahok Resmi Jadi PLT Gubernur DKI".
Dalam tayangan video tersebut menampilkan hasil wawancara Presiden Joko Widodo yang membicarakan terkait calon Gubernur DKI Jakarta.
Dengan video itu, akun Youtube RODA POLITIK ini berhasil mendapatkan sebanyak 10 ribu lebih penonton dan komentar dari masyarakat.
Namun, setelah diadakan penelusuran perihal kebenaran klaim dalam judul yang ditampilkan, dilansir dari laman turnbackhoax.id, ternyata ditemukan adanya kekeliruan.
Diketahui, Presiden Joko Widodo ternyata tidak pernah menunjuk Ahok menjadi gubernur PLT DKI Jakarta.
Meskipun ada yang menyebutkan nama Ahok sebagai gubernur, ternyata hasil wawancara dalam video tersebut bukan membahas tentang PLT Gubernur DKI Jakarta, melainkan membahas tentang calon kepala otoritas ibukota negara baru.
"Untuk Badan Otoritas Ibu Kota Negara, ini memang kami akan segara tandatangani perpres di mana nanti ada CEO-nya. Sampai sekarang belum diputuskan. Akan diputuskan dalam minggu ini," ujar Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 2 Meret 2020.
Sementara itu, dilansir dari media Tribun Banjarmasin Post, dalam wawancara yang dilakukan pada Maret 2020 tersebut, Jokowi memberikan 4 nama yang akan menduduki jabatan kepala otoritas ibukota negara baru di Kalimantan. Nama-nama tersebut diantaranya:
2. Azwar Anas
3. Bambang Brodjonegoro
4. Tumiyana
Selain itu, di dalam video juga tidak ada memperlihatkan pernyataan resmi dari pihak manapun terkait PLT Gubernur DKI Jakarta.
Atas dasar itu, dapat disimpulkan bahwa video dengan judul yang mengklaim Ahok telah ditunjuk sebagai Gubernur PLT DKI Jakarta merupakan informasi hoaks kategori manipulated content atau konten yang telah dimanipulasi.










