Terkini.id, Jakarta – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebut dirinya tak ingin terlalu percaya diri soal pencapresan Pilpres 2024.
Hal tersebut ia sampaikan merespons soal sinyal dukungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada dirinya.
Ganjar menyebut untuk tidak menilai secara terburu-buru sinyal dukungan tersebut.
Pasalnya, menurut Ganjar, Jokowi tidak menyebutkan namanya pada Rapat Kerja Nasional (rakernas) V Projo di Jawa Tengah akhir pekan lalu.
Menurutnya, Jokowi hanya mengingatkan agar relawan tak buru-buru menentukan dukungan.
“Ojo kesusu (jangan buru-buru). Nyebut sopo? ora nyebut aku, kok. GR, jangan Gr. Beliau kan hanya ceritanya egitu saja. Jangan GR, gitu aja GR,” ungkap Ganjar dikutip dari Cnnindonesiacom. Senin, 23 Mei 2022.
Hal senada disampaikan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi. Dia menambahkan, Projo tidak akan terburu-buru memutuskan dukungan calon presiden.
Projo memiliki persahabatan yang erat dengan Ganjar, menurut Budi. Mereka berdua bekerja untuk memilih Jokowi menjadi presiden di Jawa Tengah pada 2014 dan 2019.
Budi, di sisi lain, memastikan partainya mengikuti arahan Jokowi. Mereka tidak akan terburu-buru memberikan bantuan langsung.
“Kalau Pak Jokowi bilang ojo kesusu, siap, Pak. Projo akan mnentukan capres siap yang kita dukung pas dapat perintah dari Pak Jokowi,” ujar Budi.
Sebelumnya, Jokowi sudah berpesan kepada organisasi relawan Projo untuk tidak terburu-buru menentukan calon presiden untuk tahun 2024.
Jokowi mengatakan semua pihak harus bekerja sama untuk mengatasi berbagai isu yang dibawa oleh ketidakpastian global.
“Kita harus fokus dan bekerja menyelesaikan persoalan itu tadi. Urusan politik ojo kesusu, sik, jangan tergesa-gesa. Meskipun..meskipun mungkin yang kita dukung ada di sini,” ucap Jokowi pada Rakernas V Projo di lokasi, Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Ngargogondo, Magelang, Satu, 21 Mei 2022.
Relawan yang hadir pun meneriaki nama Ganjar. Jokowi membalas dengan mengulang pernyataaan yang baru ia sampaikan.
“Ini mau tergesa-gesa kelihatannya. Sekali lagi, persoalan-persoalan ini harus diselesaikaan dulu baru kita masuk keying namanya keputusan yang saya akan dengar dai bapak-ibu seuanya. Saya akan ajak biicara. Sekali lagi, jangan tergesa-gesa,” tuturnya.










