Ferdinand Dukung Komnas HAM Selidiki Wafatnya Ustaz Maaher, Asalkan Penyakitnya Diumumkan

Ferdinand Dukung Komnas HAM Selidiki Wafatnya Ustaz Maaher, Asalkan Penyakitnya Diumumkan

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta – Mantan Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean ikut berkomentar soal sejumlah pihak yang masih meragukan klaim Kepolisian terkait meninggalnya Ustaz Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata.

Ferdinand mengaku mendukung Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) jika ingin mengusut dugaan pelanggaran HAM atas wafatnya Ustaz Maaher.

Meski begitu, Ferdinand memberi syarat kepada Komnas HAM, yakni pada akhir penyelidikan Komnas harus mengumumkan penyakit yang diderita oleh Ustaz Maaher.

Dukungan tersebut disampaikan Ferdinand Hutahaean dalam cuitan Twitter @FerdinandHaean3 pada Selasa, 9 Februari 2021.

“Saya senang dan dukung bila @KomnasHAM ingin melakukan penyelidikan terhadap kematian Maher di tahanan,” tulis Ferdinand Hutahaean seperti dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Twitter @FerdinandHaean3.

Politisi asal Sumatera Utara ini berpesan dan juga beri syarat yang harus dipenuhi Komnas HAM setelah selesai penyelidikan.

Syarat tersebut sebagai upaya untuk masyarakat mengetahui kebenaranya apa yang sebenarnya terjadi pada Ustaz Maaher.

“Tapi pesanku, sebaiknya nanti Komnas umumkan penyakit apa yang diderita Maher, biar publik tau kebenaran dan qadrun tampar muka sendiri,” kata Ferdinand Hutahaean.

Polri sebelumnya telah menyampaikan kronologi wafatnya Ustaz Maaher yang telah memiliki riwayat penyakit.

Saat hendak masuk perkara tahap dua, Ustaz Maaher sempat mengeluhkan sakit hingga tim dokter harus membawanya ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Setelah itu, seusai jalani proses berkas perkara dan tersangka telah diberikan kepada Jaksa dan berstatus tahanan Jaksa.

Ustaz Maaher kembali mengeluh sakit, hingga tim dokter meminta Ustaz Maaher untuk kembali ke RS Polri Kramat Jati, tapi ia menolak hingga akhirnya meninggal dunia.