Terkini.id, Jakarta – Terkait kasus korupsi Hambalang dan Wisma Atlet yang menyeret sejumlah petinggi partai Demokrat kala itu, kini Ahli spiritual yang menjadi tersangka kasus UU ITE, Elizabeth Susanti kembali membuat pengakuan mengejutkan.
Seperti yang diketahui bahwa salah satu pentolan Partai Demokrat yang ikut dijebloskan ke dalam penjara adalah Anas Urbaningrum.
Lantas hal tersebut membuat Elizabeth menyebutkan bahwa, Anas sebenarnya tidak tahu apa - apa dalam kasus mega korupsi tersebut, dia mengaku mengetahui semua skenario yang disusun di belakang layar untuk mengkambing hitamkan Anas.
Elizabeth mengatakan Anas hanya jadi tumbal dari Pendiri Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.
Hal tersebut disampaikan Elizabeth melalui sebuah unggahan video di kanal Youtobe Opa Achiem.
“Pada waktu itu juga, nyanyian Nazaruddin (Mantan Bendahara Demokrat) dalam kasus Hambalang dan Wisma Atlet yang menyebut-nyebut Mas Anas terlibat, padahal tidak,” kata Elizabeth. Dikutip dari Populis. Jumat, 3 Juni 2022.
Lanjut “Di sini saya tegaskan bahwa Mas Anas Urbaningrum tidak bersalah pada kasus hukum yang dijalankan saat ini. Mas Anas hanya korban kriminalisasi Pak SBY, Bu Ani,” tutur Elizabeth.
Selain dari itu, dalam video berjudul ‘Kriminalisasi Anas Urbaningrum TERKUAK’ Elizabeth mengatakan sebenarnya ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat itu Abraham Samad sebetulnya sudah menolak permintaan agar menjadikan Anas sebagai tersangka.
Namun dengan berbagai intrik, Anas akhirnya sukses ditersangkakan dan dijebloskan ke penjara dengan tuduhan yang sebenarnya dirinya saja tidak mengetahuinya secara jelas.
“Di awal pengakuan Nazaruddin, Abraham Samad selaku ketua KPK pada waktu itu, saya diminta Pak SBY menunggu di sebuah kamar suite room Hotel Grand Hyatt Jakarta, sebenarnya menolak pesanan Pak SBY agar menjadikan Mas Anas Urbaningrum sebagai tersangka,” beber Elizabeth.
Elizabeth menegaskan, pernyataannya ini bukan sekedar klaim belaka, dia mengaku punya bukti kuat terkait hal ini yang siap dibeberkan ke publik jika diperlukan.
“Semua bukti chat BBM, rekaman pembicaraan saya masih saya simpan, nanti pada saatnya akan saya berikan ke teman-teman semua lewat kuasa hukum saya,” ucapnya.
Lebih lanjut Elizabeth pada kesempatan itu juga meminta maaf kepada Anas sebab dirinya juga terlibat dalam pembuatan skenario untuk menjebloskan yang bersangkutan ke penjara.
“Bahwa benar saya menjadi bagian atau pelaku yang ikut dalam kriminalisasi Mas Anas Urbaningrum pada kasus Hambalang, karena waktu itu sayalah yang selalu diperintah Pak SBY dan Bu Ani menjadi perantara kepada Abraham Samad untuk mengontak imbalan beberapa US Dolar dan Rupiah pada Pak Abraham Samad,” tuntasnya.










