Terkini.id, Makassar – Memakai master of ceremoni (MC), moderator, pemateri serta antusias peserta yang tinggi, Perpustakaan Program Studi (Prodi) Pendidikan Sejarah, Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menggelar diskusi online (Dion) pada hari Minggu, 10 Januari 2021, pukul 10.00 Wita yang baru usai.
Menurut keterangan Panitia pelaksana, dikabarkan bahwa diskusi yang berlangsung online ini, sudah merupakan seri 3.
"Sebelumnya sudah ada Dion Sejarah Wabah di Indonesia dan Sejarah kepariwisataan", jelas Febrianty Wahyunita Sari yang kerap dipanggil Feby.
Dengan memanfaatkan fitur Google Meet, Acara dibuka oleh MC, Ira Risfiana lalu diambil alih oleh Moderator, A. Malik Fajar kemudian dilanjutkan pemaparan materi oleh Narasumber, Nurul Khaerani Abduh, S. Pd., M. Pd. Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab.
Narasumber yang juga merupakan dosen IAIN Palopo ini, ia menyampaikan bahwa, literasi menjadi sebuah tonggak peradaban suatu negara. Karena di dalamnya terdapat kegiatan membaca, mengenali masalah, dan memecahkannya kemudian memberi solusi sebagai sebuah inovasi, sementara inovasi akan membentuk peradaban.
Pembina Perpustakaan Sejarah, Khaeruddin, S. Pd., M. Pd., sendiri menyampaikan apresiasi mendalam kepada panitia yang berhasil mengangkat tema tersebut.
"Sebagai pembina kita tentu bangga dengan pustakawan Sejarah yah.. yang berhasil menyelenggarakan diskusi yang temanya memang sangat urgent bagi kalangan mahasiswa", tuntas Pak Khaer sapaan akrabnya.
"Sampai berakhirnya diskusi diketahui ada 41 orang yang bergabung menjadi peserta pada kegiatan ini", tuntas panitia lain dalam pesan tertulisnya.










