Dorong Kebangkitan Industri Event, Kemenparekraf Sosialisasi CHSE di Sulsel

Dorong Kebangkitan Industri Event, Kemenparekraf Sosialisasi CHSE di Sulsel

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar - Kemenparekraf Republik Indonesia menggelar sosialisasi Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE) di Kota Makassar Sulawesi Selatan melalui program Cerita Protokol CHSE Event (CERPEN) pada Kamis, 18 November 2021 di hotel The Rinra Makassar.

Koordinator Strategi dan Promosi Event Daerah, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Hafiz Agung Rifai mengatakan sosialisasi CHSE ini bertujuan membantu menggerakkan perekonomian di tengah Pandemi Covid-19 ini, dimana Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia mencanangkan beragam inisiatif untuk mendorong kebangkitan para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Kita berharap melalui kampanye Cerita Protokol CHSE Event (CERPEN), yang dirancang untuk mendorong pariwisata dan industri kreatif, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam menyelenggarakan acara, dengan mengadopsi protokol kenormalan baru di tengah pandemi Covid-19,"urainya.

Hafiz mengatakan protokol CHSE Kemenparekraf sendiri memberikan panduan mengenai tiga aspek penyelenggaraan acara, yaitu sebelum (pre), selama (during), dan setelah (post) acara, yang mencakup penerapan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak).

"Ketiga panduan tersebut wajib diikuti oleh seluruh pihak yang terlibat dalam sebuah acara, baik penyelenggara, penonton, maupun pengisi acara,"bener Hafiz.

Dalam kegiatan sosialisasi CHSE turut dihadiri sejumlah awak media baik dari cetak, online maupun elektronik.

Selain itu, Kemenparekraf juga turut menghadirkan Prana Rama Vidi Suaebo, Inisiator Toraja Highland Fest dan Sofyan Setiawan, Direktur Utama PT. Festival Delapan Indonesia.

Prana Rama Vidi Suaebo selaku Inisiator Toraja Highland Festival mengatakan potensi event dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif lokal sangat berperan. Menurut Prana, pihaknya menghadirkan ribuan pengunjung namun tetap dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Kami menghadirkan ribuan pengunjung namun dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Mulai Mencuci tangan, memakai masker, menjauhi kerumunan bahkan tak kalah pentingnya swab antigen sebelum memasuki wilayah kegiatan,”terangnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Festival Delapan Indonesia, Sofyan Setiawan di hadapan awak media di Makassar mengatakan pihaknya memastikan agar mengantongi izin dalam penyelenggaraan event.