Dokter Eva: Jika Mereka Berani Bersuara untuk Sebuah Pelanggaran, Mengapa Kita harus Takut?

Dokter Eva: Jika Mereka Berani Bersuara untuk Sebuah Pelanggaran, Mengapa Kita harus Takut?

LA
Lilis Adilah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta – Dokter Eva Sri Diana Chaniago atau dikenal dengan Dokter Eva turut buka suara terkait wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan Presiden. Dokter Eva menyebut jika mereka berani menyuarakan pelanggaran maka sebaliknya rakyat juga tidak boleh takut untuk menyuarakan penolakan wacana itu.

Dia menyebut rakyat harus berani menyuarakan penolakan karena menunda pemilu dan menambah periode jelas melanggar konstitusi.

Sementara itu, menurutnya suara penolakan dilindungi oleh Undang-undang sehingga masayarakat tidak perlu takut untuk bersuara.

“Menunda pemilu, menambah periode, jelas melanggar konstitusi, jika mereka saja berani bersuara untuk sebuah pelanggaran, mengapa kita harus takut bersuara, padahal jelas dilindungi UU?, tulis Dokter Eva, dikutip dari media sosial Twitter, Jumat 8 April 2022.

Dokter Eva: Jika Mereka Berani Bersuara untuk Sebuah Pelanggaran, Mengapa Kita harus Takut?
Screenshot cuitan Dokter Eva (Twitter).

Selain itu, Dokter Eva menyebut jika cara terakhir untuk menyelesaikan kebuntuan demokrasi adalah turun ke jalan menyuarakan demokrasi.

“Aksi turun ke jalan adalah cara akhir menyelesaikan kebuntuan demokrasi ketika penguasa pekak dan tuli”, tulisnya lagi.

Dilansir Terkini.id, Dokter Eva memang kerap kali mengkritisi pemerintah (Jokowi) melalui media sosial Twitter, apalagi terkait wacana tunda pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.

“Aksi dukung 3 periode, tapi tolak penundaan pemilu, terus masalahnye dimane malih? Haaa aku tahu, kalian mau nipu pak Jokowi ya? Janjiin ntar dipilih lagi, nda jadi tunda pemilu trus kalian pilih yang lain pas pemilu PHP in pak Jokowi gitu? NB: Ini contoh pelanggar konstitusi ya!”, tulis Dokter Eva.

Dokter Eva: Jika Mereka Berani Bersuara untuk Sebuah Pelanggaran, Mengapa Kita harus Takut?
Screenshot cuitan Dokter Eva (Twitter).

Tulisan-tulisan Dokter Eva dibuat sebagai bentuk kritik terhadap pemerintah, apalagi saat ini gencar disuarakan mengenai perpanjangan masa jabatan presiden dan tunda pemilu 2024.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa dirinya akan menaati konstitusi dan menolak penundaan pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden.

“Yang namanya keinginan masyarakat, yang namanya teriakan-teriakan seperti itu kan sudah sering saya dengar. Tetapi yang jelas, konstitusi kita sudah jelas. Kita harus taat, harus patuh terhadap konstitusi ya”, ujar Jokowi dalam keterangan tertulisnya, Rabu 30 Maret 2022.