Terkini.id, Jakarta - Djarot Saiful Hidayat selaku mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta (Wagub) memberikan pendapatnya terkait Gubernur DKI Jakarta saat ini, Anies Baswedan.
Djarot Saiful Hidayat berpendapat bahwa dirinya tidak melihat prestasi yang menonjol selama Anies Baswedan memimpin Jakarta.
Satu-satunya prestasi Anies Baswedan menurut Djarot Saiful Hidayat adalah peresmian Stadion JIS.
“Saya tidak melihat satu prestasi-prestasi yang menonjol kecuali kemarin sudah diresmikan stadion di Jakarta," kata Djarot Saiful Hidayat, dikutip dari gelora.co, Kamis 16 Juni 2022.
Diketahui sebelumnya, pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) merupakan proyek yang sudah ada sejak Fauzi Bowo menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Pada tahun 2009, Fauzi Bowo telah menetapkan bahwa JIS akan dibangun di lahan Taman BMW. Kemudian barulah dilakukan proses penggusuran pemukiman liar di daerah tersebut agar bisa terlaksana proyek Stadium JIS ini.
Pada tahun 2014, ketika Presiden Jokowi menduduki posisi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi mengembalikan wacana untuk melanjutkan pembangunan JIS.
Namun karena terdapat masalah sengketa lahan Taman BMW, sehingga pembangunan JIS mengalami harus berhenti.
Hal tersebut terjadi hingga kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat.
Setelah itu, ketika Anies Baswedan masih berstatus sebagai kandidat calon Gubernur DKI Jakarta, dalam kampanye politiknya, dirinya berjanji akan melanjutkan pembangunan JIS.
Djarot Saiful Hidayat sangat menghargai kinerja Anies Baswedan dalam melaksanakan pembangunan JIS karena pada saat ia menjabat, hal tersebut tidak terealisasikan.
"Kita apresiasi karena zaman kita waktu tidak mencukupi," Djarot Saiful Hidayat.
Djarot Saiful Hidayat juga menyoroti Anies Baswedan soal pembangunan fasilitas pengelolaan sampah alias Intermediate Treatment Facility (ITF) di Sunter, Jakarta Utara.
Pasalnya pembangunan ITF masih belum dilaksanakan hingga saat ini.
“Satu lagi PR, pengolahan sampah yang sudah kita rancang sejak lama masih belum terwujud. Kan sudah direncanakan di beberapa tempat tapi belum terwujud. Ini kendalanya apa, saya tidak paham," pungkas Djarot Saiful Hidayat.










