Dituding Remehkan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Beri Jawaban: Ini Bukan Pergantian yang Tak Menghormati Indonesia

Dituding Remehkan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Beri Jawaban: Ini Bukan Pergantian yang Tak Menghormati Indonesia

Merry Lestari

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Pergantian kiper Thailand Kawin Thamsatchanan menggantikan Siwarak Tedsungnoen pada menit ke-75 pada pertandingan leg 1 final AFF di Stadion Nasional Singapura tadi malam sempat mengundang perhatian publik.

Tak sedikit penonton menilai hal yang dilakukan tim Gajah Perang tersebut sebagai bentuk meremehkan pasukan Garuda yang saat itu telah tertinggal jauh dari mereka.

Pasalnya, kiper pengganti Thailand tersebut sejak awal turnamen belum pernah dimainkan.

Ia hanya masuk daftar pemain di bangku cadangan pada laga melawan Timor Leste, dan sisanya tidak disertakan.

Baru ketika melawan Indonesia ia masuk daftar pemain lagi, dan akhirnya diturunkan.

Menanggapi hal tersebut, usai laga berlangsung, pelatih Thailand Alexandre Polking menjelaskan alasan pergantian kiper tersebut.

Polking mengaku tak bermaksud Thailand meremehkan Indonesia, melainkan ia ingin memberi kesempatan bermain sebagai pelipur lara.

Kiper 31 tahun itu sedang dirundung duka, usai ayahnya meninggal dunia sebelum laga melawan Indonesia.

Oleh karena itu, Polking ingin memainkannya, untuk menghibur sang anak asuh tersebut.

"Saya juga ingin memberi pernyataan sebelumnya, ini bukan pergantian yang tak menghormati Indonesia. Bukan itu alasannya," jelas Polking di sesi konferensi pers usai laga, dikutip dari sport.detik.com Rabu, 29 Desember 2021.

"Ayahnya baru saja meninggal hari ini. Dan saya ingin memberinya momen bahagia di hari dia menangis," timpalnya.