Terkini.id, Jakarta - Pendakwah, Ustadz Solmed dituding melanggar perjanjian ceramah oleh pihak penyelenggara acara. Bahkan, ia disebut sudah menerima honor dari panitia sebesar Rp8 juta.
Tudingan terhadap Ustadz Solmed itu dikemukakan oleh pihak panitia acara, Sholeh Mahmoed Nasution. Ia bahkan berniat melaporkan pendakwah itu lantaran telah melanggar perjanjian ceramah tersebut.
Terkait tudingan itu, Ustadz Solmed pun angkat bicara. Menurutnya, peristiwa itu bermula saat dirinya diminta untuk mengisi ceramah di kawasan Pangelangan, Bandung, Jawa Barat.
Awalnya, kata Solmed, ia mengiyakan permintaan itu. Namun, tiba-tiba lokasi acara pindah ke Garut, Jawa Barat.
"Nah tiba-tiba kaget saya, kok Garut ya. Ini gimana ya, ya sudah lah karena pertimbangan kemanusiaan, kasihan ya sudah berangkat dah," ujar Ustadz Solmed, Kamis 30 September 2021 seperti dikutip dari Detikhot.
Dia pun menjelaskan, saat hendak menuju lokasi ceramah tersebut dirinya mengalami berbagai kendala selama di perjalanan.
"Tahu-tahu di pertengahan jalan, sudah di Garut jalannya longsor, suruh putar balik (sama) petugas. Akhirnya saya cari jalan alternatif. Sampai di alternatif mobil pada lecet udah itu lewat tebing-tebing. Arus dari bawah menuju ke Garut itu tidak terbendung karena jalannya cuma satu, putar balik lagi disuruh, karena sudah nggak mungkin. Saya sudah stuck di situ setengah jam," tuturnya.
Dengan alasan itulah, ia memilih untuk absen dari agenda ceramah tersebut. Ustadz Solmed pun mengklaim dirinya sudah memberi tahu panitia acara terlebih dahulu.
Berbanding terbalik dengan tudingan panitia acara, Ustadz Solmed justru merasa panitia lah yang berbohong soal lokasi acara.
Selain itu, Ustadz Solmed juga membantah tudingan panitia acara yang mengklaim bahwa mereka sudah membayar honor Solmed sebesar Rp8 juta.
Menurut suami April Jasmine ini, ia hanya dikirimi uang Rp2 juta oleh panitia penyelenggara ceramah itu.
"Saya sudah dibohongi, dan saya sudah niat mau datang terus difitnah. Dia bilangnya Rp8 juta, tapi ngirimnya Rp2 juta," ungkapnya.
Lebih lanjut, Ustadz Solmed juga mengaku mengalami kerugian lantaran 25 slop rokok SIN Herbal miliknya senilai Rp5 juta diambil oleh panitia ceramah tersebut.
"Rokok saya Rp 5 juta diambil, dia bawa. Ternyata apa yang terjadi? Bayar nggak, rokok balik nggak. Kan namanya maling tuh. Pasal baru itu. Kan dia jalan duluan sore, saya jalannya habis magrib," ujarnya.










